Thursday, February 7, 2013

TENTANG HOBBIT



Oleh Lady Arwen (Poppy Kartadikaria)




Hobbits by Inger Edelfeldt
Ini dari manuskrip kronologis kejadian di Third Age yang disusun Christoper Tolkien di History of Middle-earth Vol. 12: The Peoples of Middle-earth

Sekitar tahun 1000 Third Age, disebut pertama kali tentang Periannath yang sebelumnya tidak pernah tercatat dalam sejarah elf dan manusia. Mereka adalah orang kecil yang aneh, disebut Halfling oleh Manusia [ada catatan yang menyebutkan "mereka mungkin cabang ras manusia" tapi kemudian dicoret oleh Tolkien] tapi menyebut diri sendiri (belakangan, setelah menetap di Eriador) sebagai Hobbit. Diperkirakan mereka sudah lama menempati Greenwood the Great atau dekat perbatasan baratnya, dan di lembah sungai Anduin. Tapi pada masa ini mereka mulai bergerak ke barat menyeberangi Misty Mountains menuju Eriador. Dikatakan mereka pindah dari pemukiman awal karena kaum Manusia sudah begitu banyak di sana; dan karena ada bayangan menakutkan yang mulai melebar di Greenwood, hutan menjadi gelap, dan kemudian disebut Mirkwood, karena ada spirit jahat bercokol di sana. Klan Hobbit pertama yang mencapai Eriador adalah klan Harfoots.


Tahun 1150 TA, klan Fallohides menyeberangi Eriador dari utara sepanjang sungai Hoarwell. Sekitar saat yang sama, klan Stoor (ini klan-nya Smeagol/Gollum) datang dari Redhorn Pass dan bergerak ke selatan ke arah Dunland.

Tahun 1300 TA, kaum Periannath yang sudah ada di barat bergerak semakin ke barat dari Amon Sûl (Weathertop) dan mulai membangun pemukiman2 kecil di antara manusia yang tersisa dari North-kingdom. Pemukiman utama mereka ada di Bukit Bree.

Tahun 1400-an, akibat perselisihan dan iklim tidak bersahabat di sebelah timur Eriador, klan Stoor kembali ke Wilderland dan bermukim di sebelah sungai Gladden yang berhilir ke Anduin. Mereka menjadi orang-orang sungai, nelayan dan pengguna sampan. Sebagian klan Stoor bergerak ke utara dan barat, bergabung dengan Harfoots dan Fallohides.

Tahun 1601 TA (tahun pertama Shire Reckoning) rombongan Periannath bermigrasi dari Bree ke arah barat, menyeberangi sungai Baranduin (Brandywine), menuju daerah kekuasaan Raja Arnor, di mana tadinya banyak terdapat peternakan kaya, tapi sekarang sudah terbengkalai. Maka Raja Argeleb II mengizinkan kaum Periannath bermukim di sana, karena mereka adalah petani yang andal. Mereka menjadi rakyat Arnor tapi diberikan kebebasan untuk dipimpin kepala suku sendiri. Negeri Periannath/Halfling ini disebut The Shire. Penanggalan Shire-reckoning dimulai saat mereka menyeberangi Baranduin pada tahun ini.

Dan ini ada referensi tentang The Hobbit, dari History of ME 6: The Return of the Shadow.

Di surat kepada Christopher Bretherton (Juli 1964) Tolkien mengungkapkan bahwa pada saat The Hobbit terbit (1937) tulisannya tentang legenda Elder Days sudah koheren. Buku The Hobbit tadinya sama sekali nggak berhubungan sama legenda Elder Days ini, kisah The Hobbit tadinya hanya dongeng sebelum tidur untuk anak-anaknya. The Hobbit tidak berhubungan dengan mitologi ciptaan Tolkien, tapi belakangan Tolkien memasukkannya ke dalam konstruksi mitologi besar ini. Satu hal yang paling jelas dalam The Hobbit yang bisa disambungkan dengan mitologi Elder Days adalah cincin ajaib Bilbo. Untuk menjadi bagian dalam sebuah mitologi besar, The Hobbit harus punya elemen yang sangat penting. Kemudian Tolkien menyambungkannya dengan Necromancer (yang tadinya diniatkan hanya sebagai alasan Gandalf untuk meninggalkan rombongan Thorin). Dimasukkannya Elrond dalam The Hobbit (ingat, Elrond udah nongol dalam konstruksi besar mitologi Tolkien) hanyalah kecelakaan, karena Tolkien lama-lama kehabisan nama untuk karkter baru, wkwkwk.

Jelasnya, Tolkien pernah menulis surat kepada G.E. Selby (Desember 1937): "I don't much approve of The Hobbit myself, preferring my own mythology (which just touch on) with its consistent nomenclature---Elrond, Gondolin, and Esgaroth have escaped out of it---and organized history, to this rabble of Eddaic-named dwarves out of Voluspa, newfangled hobbits and gollums (invented in an idle hour) and Anglo-Saxon runes."

Jadi, memang hobbit dimasukkan ke dalam sejarah evolusi ME karena The Hobbit sudah terbit, dan sequel-nya diminta. Kemudian LOTR ditulis dan hobbit DITARIK ke dalam ME dan mengubah sejarah mitologi yang sedang dikerjakan, padahal di tahun 1937 hobbit belum kepikir punya peran dalam mitologi ME.

Dan memang seperti kata Prof Illy, nggak ada penjelasan kapan Hobbit 'dibangunkan' Eru di ME. Tahun 1000 TA adalah pertama kalinya elf dan manusia 'ngeh' ada makhluk imyut dan lutu ini. Barangkali ini juga pertimbangan Gandalf dalam menyertai Bilbo dalam misi ke Erebor, karena bahkan nongolnya aja Hobbit tuh nggak ketauan. Inget kan, di buku The Hobbit, Smaug mengendus Bilbo dan nggak tau Bilbo itu makhluk apaan. Itu jadi keuntungan Thorin and co karena Smaug nggak langsung nyaplok Bilbo (meski emang The One Ring membantu Bilbo jadi invisible, tapi kan Gandalf tidak memperhitungkan One Ring dalam misi ini) dan malah main tebak-tebakan dulu karena Smaug penasaran berat.

Barangkali Valar pun nggak dikasih tahu Eru nongolin hobbit belakangan, supaya hobbit tetap tersembunyi dan low profile dan bisa dijadikan senjata pamungkas dalam melawan Sauron nanti, karena kesannya ras ini gak bisa ngapa-ngapain. Eru juga membuat hobbit paling One Ring-proof, terbukti dari sekian lamanya Bilbo pegang cincin itu dan Frodo baru terpengaruh ketika sampe ke tempat cincin dibuat. Isildur sempat terpengaruh langsung tapi kemudian (karena takut dan tahu betul dari mana asal cincin itu) dia nggak berani pake lagi sampai ketemu ajal di Gladden Fields. Gollum dan Bilbo nggak tau dari mana dan milik siapa cincin itu tapi kesederhanaan karakter hobbit membuat mereka menganggap cincin itu 'mainan' dan harta karun berharga untuk mereka simpan sendiri, bukan jadi menimbulkan hasrat menguasai dunia.

Karakter hobbit memberi kesan 'balance' pada dunia di ME karena sementara ras-ras lain menunjukkan kegagahan dan keandalan berperang dan membangun benteng, hobbit mahir sekali berkebun dan beternak. Longbottom Leaf aja sampe diekspor ke mana2 :) Dan karena kesederhanaan dan keluguan mereka, kaum elf sangat sayang dan protektif terhadap mereka.


Sumber:
- History of Middle-earth Vol. 12: The Peoples of Middle-earth
- History of Middle-earth Vol. 6: The Return of the Shadow

No comments:

Post a Comment