Saturday, February 9, 2013

Sauron, Saruman, dan Morgoth



oleh Novia Stephani


Ini juga awalnya di thread Andhika Sahprianto. Berikut bagaimana Tolkien menggambarkan apa yg terjadi pada Morgoth, Sauron dan Saruman setelah mereka kalah:

Saruman

Setelah Isengard dikuasai ent, Saruman dan Wormtongue diusir. Mereka kemudian pergi ke Shire dan di sana sempat memimpin gerombolan preman dari Bree dan Dunland. Setelah hobbit memberontak dan Saruman kembali kalah, ia justru mati di tangan Grima Wormtongue. Dan ini yg terjadi setelah Saruman digorok oleh Grima:

"...di sekeliling tubuh Saruman berkumpul kabut kelabu yg naik perlahan hingga tinggi sekali seperti asap kebakaran, menjulang di atas [Bag End] Hill seperti sosok pucat berselubung. Sesaat sosok itu tak bergerak, menghadap ke Barat, tapi dari Barat datang angin dingin, dan kabut itu meliuk dan diiringi desahan terurai dan hilang tak bersisa."

(LOTR Return of The King: The Scouring of The Shire)

Ini sepertinya isyarat bahwa meski Saruman adalah Istar, wizard, yg dikirim para Valar dari Valinor di Barat, mereka tidak mengizinkannya kembali. Ini seperti ditegaskan dng hembusan angin dingin itu, karena Manwe adalah Vala penguasa angin dan udara.

--

Sauron

Setelah pasukan Sauron kalah di medan Pelennor oleh koalisi Gondor, Rohan, dan Dol Amroth, para pimpinan rapat menentukan apa yg akan dilakukan selanjutnya. Rapat ini digelar di tenda Aragorn di luar Minas Tirith, dan dihadiri Aragorn, Gandalf, Eomer, Imrahil dan Elladan dan Elrohir putra Elrond.

Menurut Gandalf: "...Jika [cincin] dihancurkan, [Sauron] akan jatuh, dan ia akan jatuh begitu jauh hingga tak ada yg akan bisa meramalkan kebangkitannya lagi. Karena ia kehilangan sebagian besar tenaganya yg dulunya asli miliknya sendiri, dan segala sesuatu yg dibuat atau diawali dng kekuatan itu akan ambruk, dan ia akan cacat selamanya, jadi roh kejahatan yg menggerogoti dirinya sendiri dalam kegelapan, tapi tak bisa tumbuh atau mengambil wujud...." (LOTR ROTK: The Last Debate)

Dan setelah cincin dihancurkan, ini yg terjadi:

"...bayang2 yg membentuk gelap besar, hitam berlatar belakang awan, membumbung, tak tembus pandang, bermahkota kilat, memenuhi langit. Sosok raksasa itu menjulang di atas bumi dan terulur ke arah [pasukan Lords of The West] seperti tangan yg mengancam, menakutkan, tapi tanpa daya, karena saat sosok itu terulur di atas mereka, angin kencang menerpanya dan membawanya pergi...."(LOTR ROTK: The Field of Cormallen)

Pergi ke mana? Mungkin ke mana pun Saruman akhirnya dibawa, alam baka bagi Maiar2 pembangkang.

--

Morgoth 

Kekuasaan Morgoth di Middle-earth berakhir ketika para Valar, didampingi Eldar (elf yg bermukim di Undying Land) menggempur bentengnya. Setelah naga Ancalagon the Black dikalahkan Earendil dan elang2 raksasa, tubuhnya jatuh menimpa tiga menara Thangorodrim, gerbang benteng Morgoth, hingga hancur. Morgoth, kini seorang diri, ketakutan dan lari ke dalam bentengnya, Angband. Ketika akhirnya ditemukan para Valar, ia sempat memohon ampun, tapi kedua kakinya ditebas, dan ia jatuh. Mahkota besinya dilepas dan dibuat jadi kalung leher, ia dirantai dng Angainor, rantai yg dulu pernah ia pakai, dan kepalanya ditundukkan ke lututnya.

Morgoth lalu dibawa ke Door of Night. Pintu ini terletak di dinding yg membatasi dunia nyata, dunia yg kita huni, memisahkannya dari kehampaan di luarnya, di mana waktu, ruang, materi tidak ada. Kekosongan ini disebut Timeless Void, di luar semesta. Ke sanalah Morgoth dibawa dan dibuang.

Dalam draft awal yg dimuat di History of Middle-earth (HoME) Vol I:The Book of Lost Tales I, disebutkan bahwa belenggu Morgoth dibuat dari alloy/logam campuran bernama tilkal, yg dibuat oleh Vala Aule. Tilkal dibuat dari campuran tembaga, perak, timah, timbal, besi dan emas dan bisa berkilau hijau atau merah.

Dari tilkal dibuat sepasang borgol yg disebut Vorotemnar (yg mengikat selamanya) dan belenggu kaki yg disebut Ilterendi (tak bisa dikikir dan tak bisa dibelah). Nama rantainya Angainor berarti Sang Penindas dan sangat berat hingga Tulkas pun kesulitan membawanya. Ketika dipakaikan ke Morgoth, tilkal di belenggunya bercahaya merah.

Tambahan (Komentar oleh: Aruga Perbawa Rizki, Gading Datu, Novia Stephani dan Poppy D Kartadikaria)

Timeless Void.. serem juga.. ternyata masih banyak tempat ajaib di Middle Earth ya

Timeless Void bukan di Middle-earth, tapi di luarnya. Ibarat Middle-earth snowglobe, Void itu di luar snowglobe-nya.

Bentuk ME flat/round ini dibahas sama Karen Wyn Fonstad di bukunya: Atlas of ME. Ada referensi yg menyatakan dulu Arda itu datar di Silmarillion: "At the time of the fall of Numenor, Valinor was removed from Arda; then the world was made round, although those permitted could still find the straight road to Valinor." Di HoME The Shaping of ME ada peta dan diagram yg mengonfirmasi ini. Jadi, bisa kita anggap (meski Tolkien nggak secara eksplisit menyatakannya) bahwa sebelum Numenor kelelep, Arda datar. Setelah itu Valinor dipisahkan ke luar Arda, meski kaum elf dan 'tamu' mereka masih bisa berlayar lurus menuju Valinor atas restu Valar.

Timeless Void (Kuma) dikatakan berada di luar Arda, barangkali bisa kita asumsikan mirip angkasa luar/space, karena yg mengelilingi Arda disebut Vista (inner air) dan Ilmen (place of light, middle air) yg menurut gue itu lapisan atmosfer. Jadi, kalo manusia berlayar mengitari Arda, mereka tetep nggak bakal nemu Valinor, karena cuma yg dikasih kartu pass yg bisa nemuin pulau pemukiman Valar tersebut. Jadi, setelah Akallabeth, Valinor dipindahin ke 'dimensi lain'.

Thursday, February 7, 2013

The Sundering of the Elves



oleh Poppy D. Kartadikaria



Sundering of the Elves by J.R.R. Tolkien
Ada berapa jenis elf yang menempati Middle-earth? Sebetulnya elf hanya terdiri dari satu jenis pada permulaan zaman. Namun kejadian yang mengharuskan mereka berangkat ke Blessed Realm (Aman) membuat mereka terbagi menjadi beberapa kelompok.

Quendi (elves) diciptakan oleh Eru dan mereka pertama kali dibangunkan di Cuiviénen. Karena saat itu Melkor telah membangun markas gelapnya di Utumno dan Angband untuk memusnahkan segala makhluk ciptaan Eru, maka para Valar meminta mereka untuk pindah ke Aman, untuk tinggal dalam lindungan cahaya Two Trees of Valinor, karena di Middle-earth belum diciptakan bulan dan matahari, hanya ada cahaya bintang samar-samar. Dipilih tiga pemimpin elf untuk menjadi ambasador dan yang pertama kali bertandang ke Aman: Ingwë, Finwë dan Elwë. Kemudian ketiga elf ini meyakinkan anak buah mereka untuk ikut pindah ke Aman.

Namun ada sekelompok elf yang menolak pergi ke Aman, merasa tinggal dibawah naungan bintang lebih baik daripada perjalanan panjang dan melelahkan menuju suatu tempat yang belum jelas. Mereka disebut The Avari.

Maka dibentuklah tiga kelompok yang berangkat menuju Aman:

  • The Vanyar (dengan raja mereka Ingwë, yang kemudian menjadi raja elf tertinggi), 
  • The Noldor (dengan raja mereka Finwë) dan 
  • The Teleri (dengan raja-raja mereka Elwë dan Olwë karena kelompok ini yang terbesar jumlahnya). 
Ketiga kelompok yang melakukan perjalanan panjang ke Aman ini disebut The Eldar.

The Vanyar, The Noldor dan sebagian dari The Teleri yang tiba di Aman disebut Calaquendi (Elves of the Light). Namun sebagian kaum Teleri tidak sampai ke Aman, dan mereka bersama-sama kaum Avari disebut Moriquendi atau The Elves of Darkness karena mereka tak pernah melihat cahaya Two Trees of Valinor. Kaum Teleri yang tertinggal ini tinggal di Beleriand setelah menempuh setengah jalan menuju Aman. Namun mereka tetap mengidamkan tinggal di Aman.

Sebagian dari kaum Teleri ini tertinggal karena Elwë, raja mereka, sempat menghilang beberapa lama karena bertemu dengan sang Maia Melian dan jatuh cinta padanya. Kemudian ia memutuskan untuk tetap tinggal di Middle-earth meskipun ia dianggap salah seorang Calaquendi karena pernah melihat Two Trees of Valinor. Tapi kaum Teleri yang dipimpin Olwë sebagian berhasil tiba di Aman, meskipun akhirnya ada juga yang memutuskan untuk menetap di pinggir laut (disebut kaum Falathrim) dan menguasai seni perkapalan. Pemimpin mereka adalah Círdan the Shipwright.

Sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Middle-earth adalah kaum Sindar (yang tinggal di daratan Beleriand), kaum Nandor (yang tinggal di sebelah timur Misty Mountains) dan kaum Laiquendi (Green elves of Ossiriand) yang merupakan sebagian dari kaum Nandor yang kemudian memasuki daerah Beleriand. Ketiga kaum ini disebut Úmanyar, yaitu kelompok Eldar yang tak pernah sampai ke Aman. Maka merekapun termasuk dalam kaum Moriquendi.

Bingung? Akhirnya sih nggak juga. Tapi inilah awal mula pengelompokkan elf yang kemudian semakin meluas karena kaum Noldor akhirnya kembali ke Middle-earth untuk memerangi Melkor yang mencuri The Silmarils. Dan mereka menempati beberapa daerah Middle-earth sebagai daerah kekuasaan, terdiri dari banyak kaum dan banyak raja.

Quendi: semua kaum elf yang pertama kali dibangkitkan di Cuivienen di first age.

Eldar: kaum Quendi yang menuruti perintah para Valar untuk tinggal di Valinor. Eldar terdiri dari tiga kaum: Vanyar, Noldor dan Teleri.

Avari: kaum Quendi yang menolak pergi ke Valinor.

Calaquendi (elves of the light): kaum Quendi yang tiba di Valinor.

Moriquendi (elves of darkness): kaum Quendi yang tidak pergi ke Valinor, termasuk sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Beleriand.

Sindar: sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Beleriand.

Nandor: sebagian kaum Teleri yang tinggal di timur Misty Mountains.

Laiquendi: green elves of Ossiriand.

Umanyar: kaum Quendi yang berangkat menuju Valinor tapi tak pernah tiba di sana, maka mereka juga termasuk kaum Moriquendi.

====================

Komentar:

Emily Happywise Whoooohhh lama2 jadi banyak yaaaa (*A*)

Theresia Widyaningtyas Aku baca bagian ini bolak balik , balik bolak , sampe d catet , d ringkes @.@ , bikin corat coret dr awal lg .... Baru bisa mudheng @,@

Mochammad Yusuf Apriyadi Klo boleh tahu, Legolas, Haldir, Gil-galad, Elrond, dan Galadriel itu termasuk elf mana aja?

Emily Happywise Aku di simmarilion baru sampe ke Elwe dan Melian

Poppy D Kartadikaria Nenek moyangnya Legolas itu Teleri Moriquendi. Elrond lahir di ME maka dia termasuk Moriquendi. Gil-galad dan Galadriel itu Calaquendi, sementara Haldir kayaknya nggak disebutin dia keturunannya siapa. Mugkin juga awalnya dia udah jadi pengawal Celeborn, jadi dia Moriquendi.

Emily Happywise ah.. baru mau jawab ehehehe ^^"

Kania Anggraeni Gw baca di Unfinished Tales (bagian Sindarin Princes of Silvan Elves) katanya Thranduil itu Sindarin Elf, yg setelah Doriath jatuh pada mencar2, nemu sekelompok Silvan Elves. Berhubung lebih "priyayi", jadilah dia raja di Mirkwood. Jd Legolas itu Sindarin dari pihak bapaknya, tp gak jelas sih ibunya Sindarin jg ato Silvan Elf "pribumi" di Mirkwood. *eh, tapi mari kita nyontek buku lagi, takut salah*

Ifnur Hikmah nah klo silvan itu masuk kelompok mana?

Poppy D Kartadikaria Silvan itu kaum Avari (CMIIW Kania Anggraeni)

Victor Prahara Silvan elves (Nandor) termasuk ke teleri tapi yang gak mau nyebrang ke barat misty mountain. yang akhirnya nyasar kemana tau..

Poppy D Kartadikaria Oya bener, mereka yg detour dari jalan, wkwkwk.

Novia Stephani Ah, thanks for this! Masih pabalieut soal quendi2 ini. Pas baca Beren dan Laiquendi nyegat dwarf yg kabur bawa Nauglamir setelah ngebunuh Thingol sempet kepikir Laiquendi teh nu mana deui? Tapi trus males nyari tau LOL.

Poppy D Kartadikaria Hahaha, sama gue juga kudu nyontek kalo disebut para Quendi itu Puyeng 7 keliling klasifikasinya.

Rizka Hasnita Elrond itu trmsk Silvan bukan ya?

Poppy D Kartadikaria Elrond itu harusnya Sindar, karena Thingol kan kakek buyutnya.

Detha Dhey nah..ini

Victor Prahara Elrond itu dari bokap nya Elf Noldor, dari segi nyokap Sindar(Teleri) tapi berhubung doi gak pernah ngeliat cahaya 2 pohon sakti di valinor (Talperion & Laurelin) mungkin termasuk Moriquendi. tapi nenek si Elrond dari pihak bokap (Idril) kayaknya pernah liat 2 cahaya pohon degh.

Poppy D Kartadikaria Lah kakek buyutnya, Thingol, juga pernah 'riset lokasi' ke Valinor, wkwkwk.

Victor Prahara iya juga sih... yah pokoke si ELrond itu elf blasteran..

TENTANG HOBBIT



Oleh Lady Arwen (Poppy Kartadikaria)




Hobbits by Inger Edelfeldt
Ini dari manuskrip kronologis kejadian di Third Age yang disusun Christoper Tolkien di History of Middle-earth Vol. 12: The Peoples of Middle-earth

Sekitar tahun 1000 Third Age, disebut pertama kali tentang Periannath yang sebelumnya tidak pernah tercatat dalam sejarah elf dan manusia. Mereka adalah orang kecil yang aneh, disebut Halfling oleh Manusia [ada catatan yang menyebutkan "mereka mungkin cabang ras manusia" tapi kemudian dicoret oleh Tolkien] tapi menyebut diri sendiri (belakangan, setelah menetap di Eriador) sebagai Hobbit. Diperkirakan mereka sudah lama menempati Greenwood the Great atau dekat perbatasan baratnya, dan di lembah sungai Anduin. Tapi pada masa ini mereka mulai bergerak ke barat menyeberangi Misty Mountains menuju Eriador. Dikatakan mereka pindah dari pemukiman awal karena kaum Manusia sudah begitu banyak di sana; dan karena ada bayangan menakutkan yang mulai melebar di Greenwood, hutan menjadi gelap, dan kemudian disebut Mirkwood, karena ada spirit jahat bercokol di sana. Klan Hobbit pertama yang mencapai Eriador adalah klan Harfoots.


Tahun 1150 TA, klan Fallohides menyeberangi Eriador dari utara sepanjang sungai Hoarwell. Sekitar saat yang sama, klan Stoor (ini klan-nya Smeagol/Gollum) datang dari Redhorn Pass dan bergerak ke selatan ke arah Dunland.

Tahun 1300 TA, kaum Periannath yang sudah ada di barat bergerak semakin ke barat dari Amon Sûl (Weathertop) dan mulai membangun pemukiman2 kecil di antara manusia yang tersisa dari North-kingdom. Pemukiman utama mereka ada di Bukit Bree.

Tahun 1400-an, akibat perselisihan dan iklim tidak bersahabat di sebelah timur Eriador, klan Stoor kembali ke Wilderland dan bermukim di sebelah sungai Gladden yang berhilir ke Anduin. Mereka menjadi orang-orang sungai, nelayan dan pengguna sampan. Sebagian klan Stoor bergerak ke utara dan barat, bergabung dengan Harfoots dan Fallohides.

Tahun 1601 TA (tahun pertama Shire Reckoning) rombongan Periannath bermigrasi dari Bree ke arah barat, menyeberangi sungai Baranduin (Brandywine), menuju daerah kekuasaan Raja Arnor, di mana tadinya banyak terdapat peternakan kaya, tapi sekarang sudah terbengkalai. Maka Raja Argeleb II mengizinkan kaum Periannath bermukim di sana, karena mereka adalah petani yang andal. Mereka menjadi rakyat Arnor tapi diberikan kebebasan untuk dipimpin kepala suku sendiri. Negeri Periannath/Halfling ini disebut The Shire. Penanggalan Shire-reckoning dimulai saat mereka menyeberangi Baranduin pada tahun ini.

Dan ini ada referensi tentang The Hobbit, dari History of ME 6: The Return of the Shadow.

Di surat kepada Christopher Bretherton (Juli 1964) Tolkien mengungkapkan bahwa pada saat The Hobbit terbit (1937) tulisannya tentang legenda Elder Days sudah koheren. Buku The Hobbit tadinya sama sekali nggak berhubungan sama legenda Elder Days ini, kisah The Hobbit tadinya hanya dongeng sebelum tidur untuk anak-anaknya. The Hobbit tidak berhubungan dengan mitologi ciptaan Tolkien, tapi belakangan Tolkien memasukkannya ke dalam konstruksi mitologi besar ini. Satu hal yang paling jelas dalam The Hobbit yang bisa disambungkan dengan mitologi Elder Days adalah cincin ajaib Bilbo. Untuk menjadi bagian dalam sebuah mitologi besar, The Hobbit harus punya elemen yang sangat penting. Kemudian Tolkien menyambungkannya dengan Necromancer (yang tadinya diniatkan hanya sebagai alasan Gandalf untuk meninggalkan rombongan Thorin). Dimasukkannya Elrond dalam The Hobbit (ingat, Elrond udah nongol dalam konstruksi besar mitologi Tolkien) hanyalah kecelakaan, karena Tolkien lama-lama kehabisan nama untuk karkter baru, wkwkwk.

Jelasnya, Tolkien pernah menulis surat kepada G.E. Selby (Desember 1937): "I don't much approve of The Hobbit myself, preferring my own mythology (which just touch on) with its consistent nomenclature---Elrond, Gondolin, and Esgaroth have escaped out of it---and organized history, to this rabble of Eddaic-named dwarves out of Voluspa, newfangled hobbits and gollums (invented in an idle hour) and Anglo-Saxon runes."

Jadi, memang hobbit dimasukkan ke dalam sejarah evolusi ME karena The Hobbit sudah terbit, dan sequel-nya diminta. Kemudian LOTR ditulis dan hobbit DITARIK ke dalam ME dan mengubah sejarah mitologi yang sedang dikerjakan, padahal di tahun 1937 hobbit belum kepikir punya peran dalam mitologi ME.

Dan memang seperti kata Prof Illy, nggak ada penjelasan kapan Hobbit 'dibangunkan' Eru di ME. Tahun 1000 TA adalah pertama kalinya elf dan manusia 'ngeh' ada makhluk imyut dan lutu ini. Barangkali ini juga pertimbangan Gandalf dalam menyertai Bilbo dalam misi ke Erebor, karena bahkan nongolnya aja Hobbit tuh nggak ketauan. Inget kan, di buku The Hobbit, Smaug mengendus Bilbo dan nggak tau Bilbo itu makhluk apaan. Itu jadi keuntungan Thorin and co karena Smaug nggak langsung nyaplok Bilbo (meski emang The One Ring membantu Bilbo jadi invisible, tapi kan Gandalf tidak memperhitungkan One Ring dalam misi ini) dan malah main tebak-tebakan dulu karena Smaug penasaran berat.

Barangkali Valar pun nggak dikasih tahu Eru nongolin hobbit belakangan, supaya hobbit tetap tersembunyi dan low profile dan bisa dijadikan senjata pamungkas dalam melawan Sauron nanti, karena kesannya ras ini gak bisa ngapa-ngapain. Eru juga membuat hobbit paling One Ring-proof, terbukti dari sekian lamanya Bilbo pegang cincin itu dan Frodo baru terpengaruh ketika sampe ke tempat cincin dibuat. Isildur sempat terpengaruh langsung tapi kemudian (karena takut dan tahu betul dari mana asal cincin itu) dia nggak berani pake lagi sampai ketemu ajal di Gladden Fields. Gollum dan Bilbo nggak tau dari mana dan milik siapa cincin itu tapi kesederhanaan karakter hobbit membuat mereka menganggap cincin itu 'mainan' dan harta karun berharga untuk mereka simpan sendiri, bukan jadi menimbulkan hasrat menguasai dunia.

Karakter hobbit memberi kesan 'balance' pada dunia di ME karena sementara ras-ras lain menunjukkan kegagahan dan keandalan berperang dan membangun benteng, hobbit mahir sekali berkebun dan beternak. Longbottom Leaf aja sampe diekspor ke mana2 :) Dan karena kesederhanaan dan keluguan mereka, kaum elf sangat sayang dan protektif terhadap mereka.


Sumber:
- History of Middle-earth Vol. 12: The Peoples of Middle-earth
- History of Middle-earth Vol. 6: The Return of the Shadow

Wednesday, February 6, 2013

TENTANG ORC



Oleh Prof. Illyria (Novia Stephani)




Orcs by John Howe
Diskusi tentang orc dan apakah mereka juga hidup abadi seperti elf, kalau mereka memang berasal dari elf, bikin aku penasaran juga dan jadi baca-baca tentang orc (not a happy reading topic).

Ternyata asal usul orc ini salah satu yang merepotkan buat Tolkien, berkali-kali berubah supaya sinkron dengan keseluruhan konsep Middle-earth yang beliau miliki. Di naskah paling awal yang memuat keberadaan mereka "The Fall of Gondolin" yang ditulis sebelum 1920an dan dimuat di History of Middle-earth Vol II: The Book of Lost Tales 2, orc diciptakan Melkor dengan panas perut bumi dan lender-lendir batu (mungkin ini menginspirasi Peter Jackson pas menggambarkan terjadinya uruk-hai di Isengard). Mereka digambarkan berhati batu, buruk rupa, tidak pernah tersenyum, kalau tertawa suaranya seperti logam beradu.

Gagasan ini berubah-ubah terus, sampai ke konsep yang akhirnya dimuat Christopher Tolkien di Silmarillion, bahwa menurut tokoh-tokoh bijak di Eressëa, orc adalah kaum elf yang tertangkap dan dikurung di benteng Melkor, dan dengan kejam disiksa dan akhirnya berubah rupa dan tabiat, jadi olok-olok/parodi atas elf ciptaan Eru.

Tapi setelah naskah itu, rupanya Tolkien masih terus berubah pikiran tentang asal usul orc. Naskah-naskah yang melulu menyoal hal ini dimuat di History of Middle-earth Vol. X: Morgoth's Ring.

Masalahnya jika orc ini berasal dari elf, mereka tetap immortal dan kalaupun mati, arwahnya akan menghadap Mandos juga. Dan kalau elf yang dimanipulasi ini punya keturunan, keturunannya pun akan bersosok elf, karena siksaan dan mutilasi yang dialami orangtuanya kan bukan genetik.

Di sisi lain, sudah jelas bahwa Valar tidak punya kemampuan menciptakan makhluk hidup yang independen, bisa berpikir sendiri. Aulë ditegur keras oleh Eru karena menciptakan dwarf, yang awalnya juga tidak bisa bergerak dan berpikir sendiri, kecuali diperintah Aulë (kayak wayang, hanya bisa beraksi kalau digerakkan dalang). Jadi mustahil Melkor menciptakan orc sendiri--meski jahat dan jelek, orc bisa berpikir sendiri. Melkor pasti memanipulasi makhluk yang sudah ada untuk membuat orc.

Frodo sempat bilang ke Sam saat di Tower of Cirith Ungol bahwa yang membiakkan orc hanya bisa meniru untuk mengejek, tidak bisa membuat sendiri, apalagi makhluk yang benar-benar baru. "I don't think it gave life to the orcs, it only ruined them and twisted them."

Tapi kalau begitu, orc ini dimanipulasi dari apa? Dari manusia? Kalau begitu kenapa di Middle-earth sudah banyak orc saat Melkor kembali membawa silmaril yang ia curi dari Fëanor? Padahal saat itu manusia belum ada, karena mereka baru dibangkitkan di Hildorien setelah terciptanya matahari, yaitu setelah Melkor kembali menduduki bentengnya di Utumno. Tapi di sisi lain, di LOTR kita bisa lihat bahwa manusia yang lama kena pengaruh jahat bisa berkelakuan seperti orc, misalnya orang-orang Dunland yang mendukung Saruman. Jadi manusia memang punya potensi dirusak jadi orc.

Dari sini Tolkien menulis bahwa mungkin Sauron, tangan kanan Melkor, yang melipatgandakan jumlah orc di Middle-earth selama Melkor dipenjara oleh para Valar. Tolkien menggambarkan Sauron lebih tenang, lebih penuh perhitungan dari Melkor. Melkor hanya ingin mengolok-olok, merusak ciptaan Eru, tapi Sauron melihat potensi orc sebagai pasukan yang bisa membantunya berkuasa. Tapi sekali lagi bahan awalnya apa?

Dalam pembahasan soal asal kata orc, Tolkien bilang bahwa awalnya kata itu digunakan elf untuk menggambarkan segala yang mengerikan. Melkor berhasil menghasut dan menjadikan banyak maia sebagai anak buahnya, mulai dari yang cukup tinggi kecakapan dan kecerdasannya seperti Sauron, sampai yang mental preman tukang pukul seperti Balrog. Apakah mungkin ada maia rendahan yang jadi asal muasal orc, atau paling tidak yang pertama-tama melatih pasukan orc (karena mereka penuh kebencian, benci sama tuan mereka dan satu sama lain, mereka hanya bisa bersatu kalau diarahkan menyerang musuh yang sama). Maia bisa mengambil bentuk apa saja, dari manusia sampai monster. Jadi mungkinkah orc pertama yang dilihat elf di ME sebetulnya adalah maia kelas teri suruhan Melkor?

Masih banyak teori lain yang sempat di-draft Tolkien. (Chris Tolkien menggambarkan ayahnya suka berpikir dengan bolpoin, artinya proses berpikirnya langsung ditulis, tidak ditunggu sampai matang dulu. Baru setelah ditulis dipilah, dikoreksi, dst. Kalau ada ide lain ya ditulis lagi.) Ada teori bahwa orc bermula dari binatang. Karena itu mereka tidak punya bahasa, hanya bisa membeo, comot sana sini dari bahasa makhluk lain sampai Sauron menciptakan Black Speech untuk mereka.

Yang pasti di akhir 1950-an, pemikiran-pemikiran ini, (dan yang lain juga sih) sempat membuat Tolkien merevisi konsepnya tentang penciptaan semesta dan seisinya, jadi beda dengan yang akhirnya dijelaskan di Silmarillion.

Di HoME X: Morgoth's Ring dijelaskan bahwa dalam tulisan berjudul "Annals of Aman" (diduga ditulis 1958), setelah paragraf tentang asal usul orc mirip seperti yang dimuat di Silmarillion, Tolkien menulis: "Alter this. Orcs are not Elvish"

OK, jadi kesimpulannya bagaimana, dan bagaimana semua ini bisa kita pahami dengan konteks seperti yang ada dlm Silmarillion. Pikiranku sih begini:

1. Intinya adalah Melkor tidak menciptakan orc sendiri. Ia hanya merusak, memuntir makhluk yang sudah ada, bisa jadi elf, tapi boleh jadi juga binatang, manusia, bahkan maia.

2. Orc berkembang biak dan melipatgandakan jumlahnya dengan cepat. Elf tidak seperti itu (kecuali Fëanor); jadi mungkin kalaupun ada elf yang awalnya dimanipulasi Melkor, mereka bukan jadi bahan baku orc. Mungkin hanya diperbudak untuk diambil ilmunya? Apa mereka yang memastikan ibu-ibu orc tidak keguguran di tengah jalan dan anaknya tumbuh besar, tidak dimakan bapaknya, misalnya? Dalam jawaban surat pada Peter Hastings, Tolkien mengungkapkan asumsinya bahwa Entwife mungkin diperbudak Sauron untuk memproduksi makanan untuk pasukannya. Jadi mungkinkah elf, yang terkenal suka memelihara makhluk hidup, diperbudak Melkor untuk melipatgandakan orc?

3. Di Silmarillion, paragraf yang menjelaskan terjadinya orc diawali dengan pernyataan bahwa menurut mereka yang bijak di Erëssea. Berarti itu proses terjadinya orc dari kacamata elf. Mungkin hanya teori mereka, mungkin spekulasi. Aku sendiri merasa banyak makhluk yang dikategorikan bad guys kita mungkin tidak akan tahu persis asal muasalnya, karena sumber informasi kita adalah buku yang ditulis the good guys. Bagaimana proses upgrading uruk-hai misalnya kita tidak tahu persis, karena itu perbuatan Saruman. Dan Saruman tidak bercerita rahasia dapurnya ke Frodo, dan karenanya Frodo tidak menuliskannya di buku, dan seterusnya.

Tuesday, February 5, 2013

WAR OF THE LAST ALLIANCE



oleh Novia Stephani


War of The Last Alliance adalah perang besar terakhir di mana elf bersekutu dengan manusia melawan Sauron. Perang ini terjadi di akhir Zaman Kedua (Second Age).

Sauron sempat merajalela di Middle-earth setelah Morgoth, tuannya, dikalahkan pasukan Valinor dan digiring ke tempat yg disebut Void, kekosongan, di mana ia dirantai.

Sebagai imbalan bagi kaum manusia yg membantu mengalahkan Morgoth, para Valar menghadiahkan sebuah pulau yg terletak antara Middle-earth dan Undying Land (Valinor dan Tol Eressea, rumah para Valar dan Eldar, elf yg menyeberang ke barat). Di sini kerajaan manusia Numenor berdiri dan tumbuh pesat. Hanya saja mereka dilarang menjejakkan kaki di Undying Land, karena manusia adalah makhluk mortal, bisa mati, dan para Valar dilarang mengubah hal tersebut. Maut adalah hadiah dari Eru Iluvatar bagi kaum manusia.

Meski dianugerahi umur panjang berkali-kali lipat manusia lainnya, dan teknologi yg membuat mereka jadi pelaut dan arsitek unggul, lama kelamaan manusia Numenor mulai tidak puas. Timbul iri hati pada penghuni Undying Land. Numenor pun terbagi antara King's Men yg mulai menjauh dari ajaran para Valar dan Eldar dan kaum Faithful (setia) yg jumlahnya lebih sedikit dan sebagian besar tinggal di barat pulau. Puncaknya, pecah perang saudara di Numenor dan Ar-Pharazon The Golden, di antara King's Men paling angkuh dan kuat, naik tahta.

Ar-Pharazon ingin jadi penguasa seluruh dunia. Ia membawa pasukan ke Middle-earth untuk mengalahkan Sauron yg dilihatnya sebagai pesaing. Pasukan Sauron ciut nyalinya dan kabur. Sauron lalu menyerahkan diri pada pasukan Ar-Pharazon dan dibawa sebagai tawanan ke Numenor.

Di sini Sauron kemudian menghasut Ar-Pharazon agar menyerang Undying Land untuk menuntut hidup abadi. Sauron juga memulai kultus pemujaan Morgoth dan melakukan ritual necromancy di Numenor. Hampir enam puluh tahun Sauron merusak masyarakat Numenor. Lalu Ar-Pharazon mulai membangun armada selama sembilan tahun untuk menggempur Valinor. Ketika ia tiba di Valinor, para Valar menyeru pada Eru Iluvatar, dan Numenor pun ditenggelamkan.

Elendil, pemimpin kelompok Faithful, sempat melarikan diri dari pulau itu dng sembilan kapal, bersama putra2nya Isildur dan Anarion, membawa tujuh palantir dan bibit pohon Nimloth (White Tree). Mereka membangun kerajaan Arnor di utara, dipimpin Elendil, sementara Isildur dan Anarion memimpin Gondor. Di Gondor mereka membangun dua kota, Minas Anor (Menara Matahari, yg nantinya jadi Minas Tirith, Menara Penjaga) dan Minas Ithil (Menara Bulan, yg setelah dikuasai Sauron jadi Minas Morgul). Di antara keduanya berdiri kota Osgiliath.

Osgiliath dibangun dekat dengan Mordor. Isildur dan Anarion mengira di sana sudah aman karena Sauron binasa saat Numenor ditenggelamkan. Padahal Sauron kembali ke Mordor, geram karena Elendil yg ia benci selamat dari tenggelamnya Numenor.

Sekitar 110 tahun setelah tenggelamnya Numenor, Sauron menyerang Minas Ithil. Isildur dan keluarganya melarikan diri dng berlayar ke muara Anduin, lalu menghadap ayahnya di Arnor. Sementara itu Anarion mempertahankan Osgiliath dan Minas Anor.

Elendil dan Gil-galad, High Elf King di Lindon, membentuk Last Alliance. Mereka mengumpulkan pasukan di Amon-Sul/Weathertop lalu pergi ke Rivendell. Selama tiga tahun mereka menyiapkan perang.

Last Alliance menyeberangi Misty Mountain menuju ke Mordor di perjalanan mereka melewati Brown Land, kebun para Entwife yg dimusnahkan Sauron agar pasukan lawannya tidak dapat suplai logistik.

Bersama pasukan ini ikut pasukan Raja Oropher dari Mirkwood bersama putranya Thranduil. Dari Lorien maju Raja Amdir dan putranya Amroth. Dwarf Khazad-dum/Moria turut pula.

Perang pecah di Dagorlad di depan gerbang Mordor. Di Silmarillion disebutkan semua makhluk terbagi di antara dua kubu saat itu, kecuali kaum elf.

Elrond, di buku Fellowship of The Ring, saat Council of Elrond, ingat betapa gemilang panji-panji pasukan yg ada saat itu, begitu banyaknya pangeran dan panglima bersatu di medan laga seperti saat perang besar para elf Beleriand melawan Morgoth di Zaman Pertama.

Karena sangat independen dan tidak terlalu peduli komando Gil-galad, juga karena senjata kurang canggih, pasukan Oropher kewalahan di hari pertama serangan ke Mordor. Oropher sendiri gugur dan putranya Thranduil kembali ke Mirkwood dengan hanya sepertiga pasukan yg berangkat.

Rombongan Amdir dari Lorien (saat itu Galadriel belum jadi Lady of Lothlorien) terpisah dari pasukan utama. Mereka terjebak di Dead Marshes dan dihabisi para orc. Mayat2 pasukan Amdir bisa dilihat di film The Two Towers, saat Frodo, Sam dan Gollum melintasi Dead Marshes.

Tapi meski pasukan Sauron banyak, tidak ada yg bisa bertahan dari Aiglos, tombak Elendil, dan Narsil, pedang Elendil.

Akhirnya gerbang Mordor ditembus dan Barad-dur, menara Sauron, dikepung. Tujuh tahun pengepungan berlangsung. Sauron sesekali mengirim pasukan keluar. Dan suatu kali, lemparan batu dari Barad-dur menghantam Anarion, yg kemudian gugur.

Akhirnya Sauron sendiri keluar dari Barad-dur. Elendil dan Gil-galad menyerangnya. Gil-galad didampingi letnannya, Elrond dan Cirdan. Elendil hanya didampingi Isildur. Serangan Elendil dan Gil-galad menjatuhkan Sauron, tapi Gil-galad gugur karena panasnya tangan Sauron. Elendil jatuh dan pedangnya Narsil patah tertimpa badannya. Isildur mengambil patahan itu dan memotong tangan Sauron yg belum bangkit. Dan Sauron kalah, setidaknya untuk saat itu.

Isildur menyimpan cincin Sauron, menganggapnya sebagai weregild/uang darah pembayar kematian ayah dan adiknya Anarion. Di tangannya cincin itu panas sekali sampai menyakitkan dipegang, tapi kemudian susut dan tulisannya pudar karena tidak bersentuhan dengan panasnya badan Sauron yg seperti api.

Meski orc pasukan Sauron nyaris habis digempur di Perang Last Alliance ini, Sauron sendiri masih selamat dan bersembunyi di timur Mordor. Kelak perlahan-lahan ia akan memunculkan diri kembali, dimulai dengan di Dol Guldur di Mirkwood.

Meski Barad-dur dihancurkan, tapi pondasinya masih berdiri karena ditopang kekuatan cincin Sauron. Selama cincin belum hancur, pondasi Barad-dur tetap berdiri.

Banyak elf yg gugur dalam perang ini. Jumlah elf di Middle-earth tidak pernah kembali sebanyak dulu lagi. Karena itulah perang ini merupakan Last Alliance, persekutuan terakhir antara elf dan manusia.

Kerajaan Elendil di utara, Arnor, juga kehilangan banyak orang dan jadi lemah, apalagi setelah gugurnya Isildur di Gladden Fields. Dan akhirnya Arnor terpecah jadi Arthedain, Rhudaur dan Cardolan. Dengan datangnya Witch King of Angmar, pecahan Arnor makin lama makin kacau, hingga akhirnya runtuh, yg tertinggal adalah para Dunedain, dengan Aragorn sebagai pimpinannya.



Sumber: The Fellowship of The Ring, The Two Towers, The Return of The King, Unfinished Tales, Silmarillion

Gimli-Gate Part 1



oleh Novia Stephani


Ini transkrip screencap pas ngesearch twitter ID @g_axe pas Fellowship berangkat (teknologi ngebaca tweet dari akun2 yg di-lock ini, softwarenya bernama iPeek, dikembangkan dwarf Ironhill dan diinstall di mabes Elrond di Rivendell):


@g_axe: To Mordor! @sonofgondor @elfstone @wizkid @mirkweed @froggins @merrybuck @piptook @gamgeelad

@goldloin: @g_axe Good luck lads! @sonofgondor @elfstone @wizkid @froggins @merrybuck @piptook @gamgeelad

@g_axe: @goldloin Papah?

@mrsgloin: @g_axe Ke Mordor? Kok Mamah nggak dikasih tau apa2? @goldloin

@mirkweed: @goldloin Hello, Master Gloin. You didn't wish me good luck. @g_axe

@elfstone: LOL! RT @mirkweed: @goldloin Hello, Master Gloin. You didn't wish me luck. @g_axe

@wizkid: +1 RT

@elfstone: LOL! RT @mirkweed: @goldloin Hello, Master Gloin. You didn't wish me luck. @g_axe

@g_axe: @mrsgloin sejak kpn Mamah pny twitter? Trus Papah kenapa ID-ny mesti @goldloin?

@mirkweed: @mrsgloin Hello Mistress Gloin. @goldloin @g_zxe

@goldloin: @g_axe Keren kan? Mamah @mrsgloin signup tahun lalu, mau ikut kuis bh mithril @moriassecret

@elfstone: ROFL RT

@goldloin: @g_axe Keren kan? @mrsgloin signup tahun lalu, mau ikut kuis bh mithril @moriassecret

@merrybuck: 8 mlm. Dinner. Tabok2 punggung @gamgeelad yg keselek baca soal bh ibunda @g_axe

@froggins: LOL! @piptook nyembur teh! RT @merrybuck: @gamgeelad keselek baca soal bh ibunda @g_axe

@mrsgloin: @goldloin Papah blm jelasin knp @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@goldloin: @mrsgloin Nanti Papah jelasin smp rmh. Papah udh tmbh baju+celana+dlman @g _axe pake punya Papah

@sonofgondor: Argh! TMI! RT @mrsgloin: @goldloin @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@froggins: LOL!!! RT @mrsgloin: @goldloin knp @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@merrybuck: BWAHAHAH! RT @mrsgloin: @goldloin knp @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@piptook: XD RT @mrsgloin: @goldloin knp @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@gamgeelad: wkwkwk RT @mrsgloin: @goldloin knp @g_axe ke Mordor! Mamah cuma pack-in 3 kolor, sangkain pergi sbntr!

@g_axe: @mrsgloin Tenang, Mah. Klo kurang sy bs ambil anduk2 hobbit, jait jd kolor. @froggins @merrybuck @piptook @gamgeelad

@merrybuck: WAT! RT @g_axe: @mrsgloin Tenang. Klo kurang sy bs ambil anduk2 hobbit, jait jd kolor.

@g_axe: @goldloin Pah ada no hp/bb Om Balin gak? Biar sy watsap, sapa tau bs mampir Moria.

@goldloin: @g_axe Ada no lama. Udh 5 taunan sih, gak tau msh aktif ato nggak. Papah dm ya.

@g_axe: @goldloin Thx Pap.

@mrsgloin: @g_axe Moria? Aduh, Mamah jadi tambah khawatir.

@g_axe: @mrsgloin Jgn khawatir, Mah. Ada Gandalf @wizkid Aragorn @elfstone Boromir @sonofgondor

@g_axe: @mrsgloin Papah @goldloin pergi sm Oom Thorin hobbitnya 1 sukses. Skrg hobbitnya 4 Mah!

@mirkweed: @mrsgloin @g_axe forgot to mention me. Do not worry. I will take care of him

@mrsgloin: @g_axe Gimana cara nge-ban si elf itu? Biar gak mensyen Mamah mulu. Sebel.

@g_axe: @mrsgloin Hahaha! Mamah mending dimensyen doang, sy kudu traveling ama dia.

@mrsgloin: @g_axe Kamu ati2 ya, sayang. Kapak diasah terus.

@g_axe: @mrsgloin Pasti, Mah. Sana bobo gih. Udh mlm. Nite nite, Mah.

@mirkweed: @mrsgloin Good night Mistress Gloin, Master Gloin. I'll keep an eye on @g_axe.


--end of transcript--


PS.
@mrsgloin, @goldloin dan @g_axe pake Axis of the Dwarves.
@sonofgondor pake IM Tree.
@mirkweed pake Kementari.
Hobbit2 pake Smialfren.
@elfstone dan @wizkid kartunya ganti2 tergantung wilayah, maklum pengembara.

Gimli-Gate: The Beginnning




oleh Novia Stephani, Kania Anggraeni, dan Poppy D. Kartadikaria


Suatu hari di Erebor.


Gloin: Ke Rivendell paling lama sebulan pulang pergi kok, Mah. Datang, lapor soal Nazgul gedor2 gerbang nanya2, makan, pake toilet, pulang. Nggak akan kayak dulu.

Missus Gloin: Tapitapitapi...kalo elf2 ini jahat lagi kayak yg dulu ngurung Papah di dungeon gimana?

Gloin: Nggak mungkin, Mah. Kan udah ada MOU. Lagipula ini beda elf-nya, Mah. Bukan elf hutan.
Lagipula, Mah (sambil lirik Gimli yg menatap kedua dwarftuanya dng ekspresi harap2 cemas, megangin bilah kapaknya kayak Puss in Boots megang topi) udah waktunya Gimli diuji di dunia luar. Nggak cuma nambang di sini doang. Thorin ikut perang waktu umur lima puluhan, Dain baru lepas popok umur tiga puluhan aja udah ngebunuh Azog. Gimli juga harus punya reputasi, punya cerita sendiri. Kalo seperti ini terus apa nilai plusnya pas melamar calon mantu nanti?

Missus Gloin tampak mulai goyah. Apalagi pas ngeliat puppy eyes-nya Gimli.

Missus Gloin: Tapi Papah harus jaga keselamatannya, ya, Pah.

Gloin: Jangan khawatir, Mah. Kan Papah udah kasih dia kapak pusaka yg dibawa pas ikut Thorin.

Missus Gloin: (ke Gimli) Kamu baik2 ikut Papah, ya. Urus diri sendiri, bantu2 yg lain. Jangan ngerepotin.

Gimli: Mamah, aku kan udah 120 tahun, udah bisa urus janggut sendiri...

Missus Gloin: Nurut sama Papah. Jangan sok tahu cari jalan. Nanti dibuntel laba2.

Gimli: Nggak akan ada laba2, Mah...

Gloin geleng2 pala, kasih kode biar Gimli mingkem.

Gimli: Iya, Mamah.


Dan berangkatlah Gimli ke Rivendell... XD

================================

Ketika missus Gloin tau kalo Gimli ikut Fellowship.

Missus Gloin: Papah ini gimana sih? Katanya Gimli pergi cuma sebentar, tapi MANA BUKTINYAAA???? Anak disuruh nganter nyawa ke Mordor, Papah diem ajaaa! *Missus Gloin ngejar2 Gloin sambil ayun2 pentungan Mithril*


Missus Gloin emang sewot pas tau Gloin ngebiarin Gimli ikut Fellowship ("Kan Mamah pack kopernya cuma buat travelin sebentar! Kolornya cuma tiga!") dan Gloin sempat berminggu2 bobo di tambang demi kerukunan rumah tangga. Untungnya trus Erebor digempur pasukan Dol Guldur dan Missus Gloin, yg kecemasannya udah memuncak ("Kalo mereka sampe nyerbu ke sini, nasib anak kita gimana, Pah? Kenapa sih Papah dulu gegabah ngebiarin dia pergi? Elf aja dipercaya! Dari dulu mereka gak bisa dipegang omongannya!"). Jadi kalo banyak orc mati di gerbang Erebor dengan tengkorak remuk kena getok panci, itu karena Missus Gloin butuh pelampiasan.

Tapi hebohnya perang itu masih kalah dibanding rusuhnya Erebor pas Missus Gloin tau Gimli temenan sama elf, malah kesengsem Galadriel.

Missus Gloin: Kalo gini caranya kapan Mamah dapat mantu, apalagi cucu? Mana ada dwarf potongannya kayak Galadriel. Papah sih, kenapa juga dulu...

Gloin: (kemas koper, siap2 bobo di tambang lagi)

Jadi kalo abis War of The Ring Gimli lebih sering bertualang, ke Glittering Cave, ke Fangorn, ikut renovasi Minas Tirith dll...yah, bisa dimengerti sih. Dia anak berbakti, tapi nggak tahan juga kalo mamahnya udah ngejelek2in elf ("Makannya sayur! Nggak sehat itu!).

Satu alesan lagi kenapa Gimli malu bawa Legolas pulang kampung. "Papah botak, digundulin Mamah."