Tuesday, October 22, 2013

Movie Screening The Hobbit: The Desolation of Smaug





Silakan klik link ini dan ikuti instruksi untuk mendaftar: http://bit.ly/RegTHDOS


Periode pendaftaran 28 Oktober - 8 November 2013.






Penantian telah berakhir. Dalam hitungan minggu sang naga akan kembali menyulut layar lebar dengan semburan apinya. Apakah kamu akan jadi salah satu dari 300 Rohirrim yang jadi saksi kepulangannya?


Ikuti nonton bareng The Hobbit: The Desolation of Smaug bersama Eorlingas: Indonesian Tolkien Society pada Desember 2013 (hari dan jam menunggu pengumuman resmi Warner Bros. Pictures Indonesia).
 


Hanya tersedia 300 seat untuk para pendaftar tercepat.


HTM Rp 100.000 sudah termasuk minuman, popcorn, dan goody bag berisi merchandise, serta kesempatan memenangkan hadiah untuk cosplay terbaik dan doorprize.



Pantau terus media sosial Eorlingas untuk info selanjutnya:
http://www.facebook.com/Eorlingas.Id
http://www.twitter.com/Eorlingas_Id
http://councilofeorl.blogspot.com/


That, my lad, is a dragon. Are you ready to hear him roar?

Monday, October 14, 2013

Kontes Desain Stiker Road2Smaug








Hear ye! Hear ye!

Council of Eorl memanggil semua artisan/craftsman dari seluruh penjuru Middle Earth untuk mengadu kepiawaian dalam "Kontes Desain Stiker Road2Smaug".

SATU orang pemenang yang beruntung akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 500.000,- dan stiker yang didesain akan menjadi bagian dari Exclusive Merchandise acara "Nobar The Hobbit: Desolation of Smaug" bersama Eorlingas-Indonesian Tolkien Society di bulan Desember 2013.

Kontes terbuka untuk semua Vala/Elf/Man/Hobbit/Dwarf/Ent/Orc/Servants of Morgoth dari seluruh penjuru Middle Earth, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Desain mengangkat tema "The Hobbit: Desolation of Smaug"
  • Desain adalah karya orisinal yang tidak mengambil materi dari karya hak cipta, dan belum pernah memenangkan atau diikutsertakan dalam lomba di media ataupun komunitas lain
  • Desain mencantumkan id Twitter Eorlingas, yaitu @Eorlingas_Id
  • Desain dikirimkan dalam format PNG dengan ukuran minimal 1.600x1.800 pixel dan resolusi 300 dpi
  • Desain bisa dalam bentuk stiker berwarna atau transparan
  • Hak cipta atas desain pemenang dipegang oleh Eorlingas-Indonesian Tolkien Society, dan tidak boleh digunakan pihak lain tanpa sepengetahuan dan seizin Eorlingas-Indonesian Tolkien Society

Desain dikirimkan melalui:


E-mail: councilofeorl@gmail.com,


Atau


Dalam bentuk CD kepada:
Dini Nitihardjo
Jl. BB I No. 10 RT 006/015 Cipinang Muara III
Jakarta Timur 13420


Setiap desain harap disertai informasi:

  • Nama
  • Umur
  • Nomor HP
  • Alamat
  • Alamat e-mail
  • Biografi singkat desainer
  • Penjelasan ringkas mengenai desain tersebut

Batas akhir penerimaan desain stiker adalah 1 November 2013 pukul 23:59.

Pemenang akan diumumkan di FB dan Twitter Eorlingas pada tanggal 8 November 2013.

Ayo! Jangan lewatkan kesempatan ini dan jadi bagian dari Road2Smaug!

Monday, July 22, 2013

A LONG EXPECTED PARTY

Pendaftaran A Long Expected Party resmi ditutup pukul 00.00 di pergantian hari tanggal 2 September 2013.

Atas antusiasme dan dukungan promosi semua mellyn di berbagai media, Council of Eorl mengucapkan banyak terima kasih. *bows*

Bagi para pendaftar, tunggu email-email berikutnya dari Council of Eorl mengenai dress code, acara dan berbagai teaser menggoda tentang treasure hunt The Quest of Erebor.

Westu hal!







~~ A Middle-earth Themed Party ~~



"If more of us valued food and cheer and song above hoarded gold , it would be a merrier world." -- Thorin Oakenshield


Sudah baca The Lord of The Rings, The Hobbit atau The Silmarillion sampai lecek bukunya? Sudah nonton trilogi The Lord of The Rings dan The Hobbit sampai hafal dialognya? Suka berburu collectible dari The Lord of The Rings dan The Hobbit franchise dari eBay sampai kaskus? Terobsesi cosplay Théoden dengan armor lengkap? Punya nama Middle-earth? Punya sketchbook penuh gambar tokoh The Lord of The Rings dan The Hobbit? Apa kamu dwarf? Elf? Orc? Nazgûl? Rohirrim? Merasa diri hobbit karena makan enam kali sehari?

Not all those who wander are lost. Because they finally find Middle-earth in "A Long Expected Party"!


Tanggal 22 September ini bergabunglah dengan Eorlingas: Indonesian Tolkien Society dan para pecinta karya J.R.R. Tolkien lainnya dalam pesta bernuansa Middle-earth di Museum Bank Mandiri, Jakarta.


"A Long Expected Party" adalah ajang paling pas untuk bertemu sesama penghuni Middle-earth, supaya bisa berbagi bagaimana dunia ciptaan Tolkien ini telah menghibur, memberi inspirasi dan memperkaya hidup kita.


Di "A Long Expected Party" kita bisa memamerkan kostum Gandalf atau Ringwraith yang susah payah kita jahit sendiri sambil menebalkan kuping dari komentar, "Memangnya mau dipakai ke mana baju seperti itu?"


Di "A Long Expected Party" kita bisa sama-sama tertawa karena joke yang tidak dimengerti mereka yang bukan penghuni Middle-earth. Joke seperti:


Q: Why did the chicken cross the road?A: Because one does not simply walk into Mordor.
Jadi catat tanggalnya dan ajak teman dan saudara. Sampai bertemu di Middle-earth dalam 
"A Long Expected Party"!



FORTH EORLINGAS!




******************************************

Frequently Asked Questions (FAQ)

******************************************


1. Apa itu A Long Expected Party?
"A Long Expected Party" adalah pesta bertema Middle-earth, dunia ciptaan J.R.R. Tolkien yang menjadi setting cerita dalam buku The Lord Of The Rings dan The Hobbit yang telah diangkat ke layar lebar oleh sutradara Peter Jackson.
"A Long Expected Party" diselenggarakan oleh Eorlingas: Indonesian Tolkien Society, komunitas penggemar karya-karya Tolkien yang sudah wara-wiri selama sepuluh tahun sejak 2003. Tujuannya sebagai ajang berkumpul para penghuni Middle-earth, baik yang mengenalnya dari buku, film, game, collectible, atau cosplay, agar dapat saling kenal dan bersenang-senang bersama. Selain itu, acara ini juga bertujuan meramaikan suasana menjelang dirilisnya The Hobbit: The Desolation of Smaug pada Desember 2013.


2. Saya suka nonton LOTR dan The Hobbit tapi belum baca bukunya; boleh ikut?

Sangat boleh. Siapa tahu setelah A Long Expected Party jadi penasaran baca bukunya juga.


3. Saya belum pernah nonton LOTR dan The Hobbit atau baca bukunya; boleh ikut?

Kenapa tidak? Banyak keuntungannya:
  1. Dengan ikut "A Long Expected Party" bisa langsung tahu apa yang menyebabkan begitu banyak orang di seluruh dunia menyukai LOTR, The Hobbit dan karya Tolkien lainnya;
  2. Dapat kesempatan memenangkan hadiah menarik;
  3. Bisa bertemu teman baru dengan hobi yang sama karena penggemar LOTR dan The Hobbit juga pembaca buku, penonton film, pemain game, kolektor toys, cosplayer, fan artists, dll.

4. Kapan dan di mana diadakannya?
"A Long Expected Party" diadakan di Museum Bank Mandiri, Kota, pada Minggu 22 September, 2013 pukul 10.00-16.00.


5. Apa harus bayar untuk ikut? Berapa biayanya? Dengan biaya sekian dapat apa saja?
HTM untuk "A Long Expected Party" Rp 100.000 per peserta. Peserta akan memperoleh merchandise dan produk sponsor, makan siang, pin, mug, 




dan peluang memenangkan doorprize original Weta Workshop merchandise.




6. Apa saja acaranya?

  • The Quest of Erebor. Acara berburu harta karun memperebutkan berbagai hadiah menarik. Peserta diharuskan menyelesaikan serangkaian tantangan dan menjawab pertanyaan seputar buku dan film LOTR dan The Hobbit. Diikuti kelompok beranggota 3 - 4 orang.
  • Riddles in The Dark. Kuis dan game bertema Middle-earth untuk memenangkan berbagai hadiah.
  • Folk Dance Flashmob. Flashmob tarian bernuansa medieval (abad pertengahan) diiringi musik akustik tradisional Irlandia oleh band Ainulindale.

7. Boleh cosplay?
Cosplay diperbolehkan selama menampilkan tokoh ciptaan J.R.R. Tolkien atau seperti gaya busana masyarakat yang digambarkan di film The Lord of The Rings dan The Hobbit, misalnya penduduk Rohan, Gondor, Dale, Hobbiton, dsb.


8. Boleh pajang koleksi collectible?
Harap menghubungi panitia minimal 2 minggu sebelum acara jika ingin memamerkan koleksi collectible agar dapat diatur tempatnya. Panitia tidak bertanggung jawab atas keamanan barang yang dipajang. Pemilik collectible harus menjaganya sendiri.


9. Bagaimana cara mendaftar untuk ikut?
Periode pendaftaran 1 Agustus - 1 September 2013. Saat periode pendaftaran dimulai, panitia akan menyediakan formulir pendaftaran online yang dapat diisi. Silakan klik link ini untuk mendaftar dan ikuti instruksinya: http://bit.ly/RegALEParty




See you soon, Mellyn!


This will be a day to remember. We're going on an adventure!!



A LONG EXPECTED PARTY didukung oleh:









Friday, February 22, 2013

TENTANG NAZGÛL



Oleh Novia Stephani


Nazgûl (Black Speech/bahasa Mordor dari akar naz: cincin - gûl: hantu, mungkin masih terkait dengan -gul di Dol Guldur, black magic, sihir jahat) atau Úlairi (Quenya) adalah anak buah Sauron paling kuat dan berbahaya, terutama karena mereka sangat patuh pada tuannya dan sudah sama sekali tidak punya keinginan pribadi (bandingkan dengan Saruman, yang meski sudah membelot ke kubu Sauron masih punya ambisi pribadi menguasai cincin.)

Tiga di antara mereka adalah bangsawan petinggi Númenor. Dari sembilan Nazgûl , hanya satu yang diketahui namanya, Khamûl dari Easterling, tangan kanan Witch-king of Angmar.

Para manusia yang menerima cincin dari Sauron jadi penguasa, penyihir dan panglima yang hebat pada zamannya. Kemenangan, kejayaan dan harta melimpah mereka dapatkan. Kematian seakan tak bisa menyentuh mereka, tapi sebenarnya hidup mereka tidak bertambah. Jauh setelah mereka seharusnya mati tubuh mereka dipaksa terus bertahan. Bilbo menggambarkannya seperti mentega yang dioleskan ke terlalu banyak roti. Pada akhirnya badan kesembilan manusia itu memudar dan tidak terlihat lagi kecuali oleh pemegang The One Ring.

Meski dalam gelap mereka bisa melihat yang tidak tampak mata manusia, tapi seringkali yang mereka lihat sebenarnya ilusi yang dibuat Sauron untuk menipu mereka. Dan satu per satu, cepat atau lambat, tergantung kekuatan dan baik tidaknya niat mereka saat menerima cincin, mereka pun tunduk pada Sauron.

Di mata Nazgûl dunia tak berwarna dan kehadiran manusia hanya tampak seperti bayang2. Di bawah cahaya matahari, bahkan bayang- bayang ini pun samar atau hilang, sehingga Nazgûl lebih mengandalkan indera pencium. Dalam perjalanan ke Buckland Frodo sempat melihat Nazgûl yang merunduk ke tanah mengendus-endus mencari jejak, lalu mulai merayap ke arahnya. Juga setelah menyeberang ke Buckland dengan feri di Buckleberry, Sam sempat melihat Nazgûl mengendus-endus di dermaga seberang.

Nazgûl bisa bicara dalam bahasa Westron/Common Speech, bahasa manusia (dan hobbit) di Middle-earth. Di Hobbiton Nazgûl sempat menanyakan tentang "Baggins" pada Gaffer Gamgee, ayah Sam. Di Marish mereka juga sempat menginterogasi Farmer Maggot. Di Council of Elrond, Glóin melaporkan ada Nazgûl yang datang ke Erebor dan menawarkan cincin sakti kepada Raja Dáin Ironfoot sebagai imbalan untuk informasi tentang "halfling".

Tapi bunyi yang paling mengerikan dari Nazgûl adalah jeritannya yang digambarkan seperti suara kematian. Saat Minas Tirith dikepung, Pippin menyaksikan bagaimana efek jeritan Nazgûl pada tentara Gondor. Meski terbang tinggi tak terlihat dan terlalu jauh untuk ditembak lengkingan suara Nazgûl membuat bahkan tentara paling berani tiarap ketakutan. Yang masih berdiri cuma bisa mematung, senjatanya jatuh, dan mereka tidak lagi berpikir tentang perang, hanya tentang sembunyi, merayap dan mati.

Senjata utama Nazgûl sebenarnya bukan kekuatan fisik atau magis yang luar biasa, melainkan rasa takut yang mereka timbulkan, seperti efek pasukan arwah yang dipanggil Aragorn untuk menunaikan sumpah mereka membela Gondor. Dari jauh kehadiran Nazgûl sudah bisa dirasakan dan membangkitkan ketakutan luar biasa, dan kengerian ini bertahan bahkan setelah mereka lewat.

Di Council of Elrond, Boromir sempat cerita tentang serangan Mordor ke Osgiliath pertengahan tahun itu. Serbuan itu sebenarnya hanya kamuflase, supaya Nazgûl bisa menyeberangi Anduin dari Ithilien, lalu terus ke utara mencari "Baggins" dan "Shire" tanpa diketahui. Tapi bahkan saat itu, ketika Nazgûl dalam keadaan tidak tampak (tidak berkuda, tidak berjubah), kehadiran mereka membuat pasukan Mordor blingsatan dan tentara Gondor paling berani pun ketakutan.

Witch-king of Angmar, pimpinan Nazgûl , diberi Sauron kekuatan jahat tambahan ketika memimpin perang di Pelennor perang melawan Gondor, padang luas di depan Minas Tirith. Ketika alat pendobrak Mordor, Grond, tidak berhasil menjebol gerbang Minas Tirith, Witch-king memekikkan mantra dalam bahasa kuno, dan akhirnya, diiringi kilatan cahaya, pintu dari besi dan baja itu hancur.

Bagi Frodo sebagai Ring-bearer, Nazgûl lebih berbahaya lagi. Meski hanya bisa merasakan kehadiran manusia (dan hobbit) seperti bayang2, Nazgûl merasakan "panggilan" cincin Sauron yang berusaha kembali pada pemilik aslinya. Tiap kali berhadapan dengan Nazgûl Frodo merasakan keinginan yang nyaris tak terbendung untuk memakai cincin Sauron. Padahal dalam keadaan memakai cincin, bukan saja ia bisa melihat sosok asli Nazgûl , tapi ia pun tampak jelas di mata mereka. Serangan di Weathertop (Amon Sûl), di mana Frodo ditusuk dengan pedang Morgul bertujuan membuat Frodo jadi Ringwraith juga, supaya akhirnya bersedia menyerahkan cincin Sauron.


Kelemahan Nazgûl:

  • Cahaya matahari. Nazgûl melihat berbagai makhluk hanya sebagai bayang2, tapi itu pun kabur atau hilang sama sekali di bawah sinar matahari. Kaum Lossoth, penghuni negeri es Forochel di utara Angmar, percaya Witch-king bisa membekukan dan mencairkan es dengan semena2. Tapi mereka juga tahu bahwa kekuatan Witch-king melemah di musim panas, saat matahari bersinar lebih lama. Khamûl adalah Nazgûl yang paling sensitif melacak cincin Sauron, tapi juga yang paling lemah terhadap efek sinar matahari.
  • Sungai. Meski mereka tidak akan mati tenggelam, tapi kuda mereka bisa, dan Nazgûl tanpa tunggangan menurut Gandalf nyaris lumpuh. Di samping itu aliran sungai membuat mereka bingung karena mengurangi kemampuan mereka melacak.
  • Api. Sembilan Nazgûl mengepung Gandalf di Weathertop tiga hari sebelum Frodo tiba di sana. Mereka tidak melakukan apa2 sampai hari gelap. Setelah itu Gandalf melawan mereka semalam suntuk dengan api hingga Weathertop seperti menyala dengan badai halilintar yang terlihat oleh Frodo yang saat itu masih jauh dari sana. Menjelang pagi Gandalf lari dari Weathertop, diburu empat Nazgûl , hingga ketika Frodo cs tiba di sana, hanya lima yang menyerangnya.
  • Keberanian. Nazgûl terbiasa melihat musuh mereka lari ketakutan tanpa perlawanan saat mereka masih jauh. Dihadapkan dengan keberanian seperti Frodo di Weathertop, juga Aragorn di tempat yang sama meski hanya bersenjata obor, lalu Merry dan Eowyn di Pelennor membuat mereka kaget sesaat. Nazgûl yang datang ke rumah Frodo di Crickhollow juga kabur ketika nyaris dikeroyok hobbit setelah Fatty Bolger membangunkan warga Buckland.
  • Seruan Elbereth dan High Elf. Di Woody End, Frodo berhadapan dengan Nazgûl yang turun dari kuda, mengendus tanah dan pelan2 lalu merayap ke arahnya. Saat itu godaan memakai cincin Sauron sangat kuat. Tapi lalu terdengar nyanyian High Elf, rombongan Gildor Inglorion dalam perjalanan ke pelabuhan Grey Haven. Nazgûl yang mendekati Frodo langsung naik kuda dan pergi.
Di Weathertop saat dikepung Nazgûl, Frodo nekat menusuk Witch-king sambil berteriak, "O Elbereth! Gilthoniel!" dengan pedang yang didapat di Barrow-downs, meski hanya bisa merobek jubah Nazgûl . Frodo sendiri ditusuk di bahu dan kemudian tak sadar. Tapi menurut Aragorn justru teriakan "Elbereth" bisa mematikan bagi Nazgûl . Di Sungai Bruinen, setelah Frodo – yang menunggang Asfaloth-- tiba di seberang, Witch-king mengangkat tangannya dan Frodo merasa lidahnya kelu dan jantungnya memburu. Pedangnya patah dan jatuh ke tanah.
  • Pedang tertentu. Pedang Merry dan Pippin didapat setelah mereka diselamatkan Tom Bombadil dari cengkeraman Barrow-wight, penunggu makam pangeran Cardolan di Barrow-down. Pedang itu sebenarnya belati, bilahnya seperti daun dengan alur2 emas dan merah, sarung belatinya hitam dengan hiasan permata merah. Belati ini dibuat dengan teknologi Númenor dan dibalut mantra khusus yang menjadikannya sangat mematikan untuk tentara Mordor. Ketika Merry dan Pippin diculik, senjata mereka sempat dirampas orc, tapi lalu dibuang karena tuah di dalamnya. Pedang ini yang kemudian dipakai Merry menusuk Witch-king di medan Pelennor. 

"Dan hancurlah pedang Barrow-down, buah karya [keturunan] Westernesse. Tapi takdir ini akan menggembirakan pembuat pedang ini, yang menempanya dengan hati2 di Kerajaan Utara saat bangsa Dúnedain masih muda, dan musuh utama mereka adalah negeri kengerian Angmar dan penyihir yang jadi raja mereka. Tak ada pedang lain, meski dihunus tangan yang lebih kuat, yang bisa menorehkan luka yang demikian getir, merobek daging yang tak hidup, merusak mantra yang menyatukan urat2nya dengan pikirannya."
(The Return of The King: The Battle of The Pelennor Fields)

Setelah ditusuk Merry di belakang lutut, Witch-king tersungkur. Ayunan senjata yang diarahkan ke Éowyn melesat. Éowyn menikam Witch-king di antara mahkota dan kerah jubahnya, di mana hanya sorot matanya terlihat. Pedang Éowyn hancur berkeping2. Tapi mahkota Witch-king menggelinding jatuh, jubah dan baju zirahnya rontok ke tanah, kosong. Terdengar jeritan yang melesat ke udara.

Di Mordor, Frodo dan Sam melihat sebuah sosok bergerak sangat cepat dari barat, awalnya hanya titik hitam di celah cahaya di atas Ephel Dúath (Mountain of Shadow), lalu membesar dan menghujam seperti kilat ke awan gelap yang meliputi Mordor. Tapi jeritannya tidak lagi terdengar menakutkan, karena itu suara Witch-king membawa kabar buruk bagi Sauron.

Akhir riwayat Witch-king telah diramalkan oleh Glorfindel saat memukul mundur sang pimpinan Nazgûl dari Fornost, ibukota terakhir Arnor. Saat itu Glorfindel berkata, "...Far off yet his doom, and not by the hand of man will he fall."

(Lihat bagaimana Tolkien memilih kata "fall", jatuh, bukan "die", mati. Dan Witch-king akhirnya jatuh di tangan Eowyn (bukan "man" dalam arti lelaki, karena dia "woman", perempuan) dan Merry (bukan "man" dalam arti manusia, karena dia hobbit) tapi seperti Nazgûl lainnya, yang hancur terkena semburan meletusnya Mt Doom/Orodruin, ia binasa karena cincin Sauron akhirnya hancur, dan semua cincin yang ia kendalikan hilang kesaktiannya.)



Sumber: LOTR, Unfinished Tales, Silmarillion




Nazgul at the Ford of Bruinen by John Howe

Saturday, February 9, 2013

Sauron, Saruman, dan Morgoth



oleh Novia Stephani


Ini juga awalnya di thread Andhika Sahprianto. Berikut bagaimana Tolkien menggambarkan apa yg terjadi pada Morgoth, Sauron dan Saruman setelah mereka kalah:

Saruman

Setelah Isengard dikuasai ent, Saruman dan Wormtongue diusir. Mereka kemudian pergi ke Shire dan di sana sempat memimpin gerombolan preman dari Bree dan Dunland. Setelah hobbit memberontak dan Saruman kembali kalah, ia justru mati di tangan Grima Wormtongue. Dan ini yg terjadi setelah Saruman digorok oleh Grima:

"...di sekeliling tubuh Saruman berkumpul kabut kelabu yg naik perlahan hingga tinggi sekali seperti asap kebakaran, menjulang di atas [Bag End] Hill seperti sosok pucat berselubung. Sesaat sosok itu tak bergerak, menghadap ke Barat, tapi dari Barat datang angin dingin, dan kabut itu meliuk dan diiringi desahan terurai dan hilang tak bersisa."

(LOTR Return of The King: The Scouring of The Shire)

Ini sepertinya isyarat bahwa meski Saruman adalah Istar, wizard, yg dikirim para Valar dari Valinor di Barat, mereka tidak mengizinkannya kembali. Ini seperti ditegaskan dng hembusan angin dingin itu, karena Manwe adalah Vala penguasa angin dan udara.

--

Sauron

Setelah pasukan Sauron kalah di medan Pelennor oleh koalisi Gondor, Rohan, dan Dol Amroth, para pimpinan rapat menentukan apa yg akan dilakukan selanjutnya. Rapat ini digelar di tenda Aragorn di luar Minas Tirith, dan dihadiri Aragorn, Gandalf, Eomer, Imrahil dan Elladan dan Elrohir putra Elrond.

Menurut Gandalf: "...Jika [cincin] dihancurkan, [Sauron] akan jatuh, dan ia akan jatuh begitu jauh hingga tak ada yg akan bisa meramalkan kebangkitannya lagi. Karena ia kehilangan sebagian besar tenaganya yg dulunya asli miliknya sendiri, dan segala sesuatu yg dibuat atau diawali dng kekuatan itu akan ambruk, dan ia akan cacat selamanya, jadi roh kejahatan yg menggerogoti dirinya sendiri dalam kegelapan, tapi tak bisa tumbuh atau mengambil wujud...." (LOTR ROTK: The Last Debate)

Dan setelah cincin dihancurkan, ini yg terjadi:

"...bayang2 yg membentuk gelap besar, hitam berlatar belakang awan, membumbung, tak tembus pandang, bermahkota kilat, memenuhi langit. Sosok raksasa itu menjulang di atas bumi dan terulur ke arah [pasukan Lords of The West] seperti tangan yg mengancam, menakutkan, tapi tanpa daya, karena saat sosok itu terulur di atas mereka, angin kencang menerpanya dan membawanya pergi...."(LOTR ROTK: The Field of Cormallen)

Pergi ke mana? Mungkin ke mana pun Saruman akhirnya dibawa, alam baka bagi Maiar2 pembangkang.

--

Morgoth 

Kekuasaan Morgoth di Middle-earth berakhir ketika para Valar, didampingi Eldar (elf yg bermukim di Undying Land) menggempur bentengnya. Setelah naga Ancalagon the Black dikalahkan Earendil dan elang2 raksasa, tubuhnya jatuh menimpa tiga menara Thangorodrim, gerbang benteng Morgoth, hingga hancur. Morgoth, kini seorang diri, ketakutan dan lari ke dalam bentengnya, Angband. Ketika akhirnya ditemukan para Valar, ia sempat memohon ampun, tapi kedua kakinya ditebas, dan ia jatuh. Mahkota besinya dilepas dan dibuat jadi kalung leher, ia dirantai dng Angainor, rantai yg dulu pernah ia pakai, dan kepalanya ditundukkan ke lututnya.

Morgoth lalu dibawa ke Door of Night. Pintu ini terletak di dinding yg membatasi dunia nyata, dunia yg kita huni, memisahkannya dari kehampaan di luarnya, di mana waktu, ruang, materi tidak ada. Kekosongan ini disebut Timeless Void, di luar semesta. Ke sanalah Morgoth dibawa dan dibuang.

Dalam draft awal yg dimuat di History of Middle-earth (HoME) Vol I:The Book of Lost Tales I, disebutkan bahwa belenggu Morgoth dibuat dari alloy/logam campuran bernama tilkal, yg dibuat oleh Vala Aule. Tilkal dibuat dari campuran tembaga, perak, timah, timbal, besi dan emas dan bisa berkilau hijau atau merah.

Dari tilkal dibuat sepasang borgol yg disebut Vorotemnar (yg mengikat selamanya) dan belenggu kaki yg disebut Ilterendi (tak bisa dikikir dan tak bisa dibelah). Nama rantainya Angainor berarti Sang Penindas dan sangat berat hingga Tulkas pun kesulitan membawanya. Ketika dipakaikan ke Morgoth, tilkal di belenggunya bercahaya merah.

Tambahan (Komentar oleh: Aruga Perbawa Rizki, Gading Datu, Novia Stephani dan Poppy D Kartadikaria)

Timeless Void.. serem juga.. ternyata masih banyak tempat ajaib di Middle Earth ya

Timeless Void bukan di Middle-earth, tapi di luarnya. Ibarat Middle-earth snowglobe, Void itu di luar snowglobe-nya.

Bentuk ME flat/round ini dibahas sama Karen Wyn Fonstad di bukunya: Atlas of ME. Ada referensi yg menyatakan dulu Arda itu datar di Silmarillion: "At the time of the fall of Numenor, Valinor was removed from Arda; then the world was made round, although those permitted could still find the straight road to Valinor." Di HoME The Shaping of ME ada peta dan diagram yg mengonfirmasi ini. Jadi, bisa kita anggap (meski Tolkien nggak secara eksplisit menyatakannya) bahwa sebelum Numenor kelelep, Arda datar. Setelah itu Valinor dipisahkan ke luar Arda, meski kaum elf dan 'tamu' mereka masih bisa berlayar lurus menuju Valinor atas restu Valar.

Timeless Void (Kuma) dikatakan berada di luar Arda, barangkali bisa kita asumsikan mirip angkasa luar/space, karena yg mengelilingi Arda disebut Vista (inner air) dan Ilmen (place of light, middle air) yg menurut gue itu lapisan atmosfer. Jadi, kalo manusia berlayar mengitari Arda, mereka tetep nggak bakal nemu Valinor, karena cuma yg dikasih kartu pass yg bisa nemuin pulau pemukiman Valar tersebut. Jadi, setelah Akallabeth, Valinor dipindahin ke 'dimensi lain'.

Thursday, February 7, 2013

The Sundering of the Elves



oleh Poppy D. Kartadikaria



Sundering of the Elves by J.R.R. Tolkien
Ada berapa jenis elf yang menempati Middle-earth? Sebetulnya elf hanya terdiri dari satu jenis pada permulaan zaman. Namun kejadian yang mengharuskan mereka berangkat ke Blessed Realm (Aman) membuat mereka terbagi menjadi beberapa kelompok.

Quendi (elves) diciptakan oleh Eru dan mereka pertama kali dibangunkan di Cuiviénen. Karena saat itu Melkor telah membangun markas gelapnya di Utumno dan Angband untuk memusnahkan segala makhluk ciptaan Eru, maka para Valar meminta mereka untuk pindah ke Aman, untuk tinggal dalam lindungan cahaya Two Trees of Valinor, karena di Middle-earth belum diciptakan bulan dan matahari, hanya ada cahaya bintang samar-samar. Dipilih tiga pemimpin elf untuk menjadi ambasador dan yang pertama kali bertandang ke Aman: Ingwë, Finwë dan Elwë. Kemudian ketiga elf ini meyakinkan anak buah mereka untuk ikut pindah ke Aman.

Namun ada sekelompok elf yang menolak pergi ke Aman, merasa tinggal dibawah naungan bintang lebih baik daripada perjalanan panjang dan melelahkan menuju suatu tempat yang belum jelas. Mereka disebut The Avari.

Maka dibentuklah tiga kelompok yang berangkat menuju Aman:

  • The Vanyar (dengan raja mereka Ingwë, yang kemudian menjadi raja elf tertinggi), 
  • The Noldor (dengan raja mereka Finwë) dan 
  • The Teleri (dengan raja-raja mereka Elwë dan Olwë karena kelompok ini yang terbesar jumlahnya). 
Ketiga kelompok yang melakukan perjalanan panjang ke Aman ini disebut The Eldar.

The Vanyar, The Noldor dan sebagian dari The Teleri yang tiba di Aman disebut Calaquendi (Elves of the Light). Namun sebagian kaum Teleri tidak sampai ke Aman, dan mereka bersama-sama kaum Avari disebut Moriquendi atau The Elves of Darkness karena mereka tak pernah melihat cahaya Two Trees of Valinor. Kaum Teleri yang tertinggal ini tinggal di Beleriand setelah menempuh setengah jalan menuju Aman. Namun mereka tetap mengidamkan tinggal di Aman.

Sebagian dari kaum Teleri ini tertinggal karena Elwë, raja mereka, sempat menghilang beberapa lama karena bertemu dengan sang Maia Melian dan jatuh cinta padanya. Kemudian ia memutuskan untuk tetap tinggal di Middle-earth meskipun ia dianggap salah seorang Calaquendi karena pernah melihat Two Trees of Valinor. Tapi kaum Teleri yang dipimpin Olwë sebagian berhasil tiba di Aman, meskipun akhirnya ada juga yang memutuskan untuk menetap di pinggir laut (disebut kaum Falathrim) dan menguasai seni perkapalan. Pemimpin mereka adalah Círdan the Shipwright.

Sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Middle-earth adalah kaum Sindar (yang tinggal di daratan Beleriand), kaum Nandor (yang tinggal di sebelah timur Misty Mountains) dan kaum Laiquendi (Green elves of Ossiriand) yang merupakan sebagian dari kaum Nandor yang kemudian memasuki daerah Beleriand. Ketiga kaum ini disebut Úmanyar, yaitu kelompok Eldar yang tak pernah sampai ke Aman. Maka merekapun termasuk dalam kaum Moriquendi.

Bingung? Akhirnya sih nggak juga. Tapi inilah awal mula pengelompokkan elf yang kemudian semakin meluas karena kaum Noldor akhirnya kembali ke Middle-earth untuk memerangi Melkor yang mencuri The Silmarils. Dan mereka menempati beberapa daerah Middle-earth sebagai daerah kekuasaan, terdiri dari banyak kaum dan banyak raja.

Quendi: semua kaum elf yang pertama kali dibangkitkan di Cuivienen di first age.

Eldar: kaum Quendi yang menuruti perintah para Valar untuk tinggal di Valinor. Eldar terdiri dari tiga kaum: Vanyar, Noldor dan Teleri.

Avari: kaum Quendi yang menolak pergi ke Valinor.

Calaquendi (elves of the light): kaum Quendi yang tiba di Valinor.

Moriquendi (elves of darkness): kaum Quendi yang tidak pergi ke Valinor, termasuk sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Beleriand.

Sindar: sebagian kaum Teleri yang tertinggal di Beleriand.

Nandor: sebagian kaum Teleri yang tinggal di timur Misty Mountains.

Laiquendi: green elves of Ossiriand.

Umanyar: kaum Quendi yang berangkat menuju Valinor tapi tak pernah tiba di sana, maka mereka juga termasuk kaum Moriquendi.

====================

Komentar:

Emily Happywise Whoooohhh lama2 jadi banyak yaaaa (*A*)

Theresia Widyaningtyas Aku baca bagian ini bolak balik , balik bolak , sampe d catet , d ringkes @.@ , bikin corat coret dr awal lg .... Baru bisa mudheng @,@

Mochammad Yusuf Apriyadi Klo boleh tahu, Legolas, Haldir, Gil-galad, Elrond, dan Galadriel itu termasuk elf mana aja?

Emily Happywise Aku di simmarilion baru sampe ke Elwe dan Melian

Poppy D Kartadikaria Nenek moyangnya Legolas itu Teleri Moriquendi. Elrond lahir di ME maka dia termasuk Moriquendi. Gil-galad dan Galadriel itu Calaquendi, sementara Haldir kayaknya nggak disebutin dia keturunannya siapa. Mugkin juga awalnya dia udah jadi pengawal Celeborn, jadi dia Moriquendi.

Emily Happywise ah.. baru mau jawab ehehehe ^^"

Kania Anggraeni Gw baca di Unfinished Tales (bagian Sindarin Princes of Silvan Elves) katanya Thranduil itu Sindarin Elf, yg setelah Doriath jatuh pada mencar2, nemu sekelompok Silvan Elves. Berhubung lebih "priyayi", jadilah dia raja di Mirkwood. Jd Legolas itu Sindarin dari pihak bapaknya, tp gak jelas sih ibunya Sindarin jg ato Silvan Elf "pribumi" di Mirkwood. *eh, tapi mari kita nyontek buku lagi, takut salah*

Ifnur Hikmah nah klo silvan itu masuk kelompok mana?

Poppy D Kartadikaria Silvan itu kaum Avari (CMIIW Kania Anggraeni)

Victor Prahara Silvan elves (Nandor) termasuk ke teleri tapi yang gak mau nyebrang ke barat misty mountain. yang akhirnya nyasar kemana tau..

Poppy D Kartadikaria Oya bener, mereka yg detour dari jalan, wkwkwk.

Novia Stephani Ah, thanks for this! Masih pabalieut soal quendi2 ini. Pas baca Beren dan Laiquendi nyegat dwarf yg kabur bawa Nauglamir setelah ngebunuh Thingol sempet kepikir Laiquendi teh nu mana deui? Tapi trus males nyari tau LOL.

Poppy D Kartadikaria Hahaha, sama gue juga kudu nyontek kalo disebut para Quendi itu Puyeng 7 keliling klasifikasinya.

Rizka Hasnita Elrond itu trmsk Silvan bukan ya?

Poppy D Kartadikaria Elrond itu harusnya Sindar, karena Thingol kan kakek buyutnya.

Detha Dhey nah..ini

Victor Prahara Elrond itu dari bokap nya Elf Noldor, dari segi nyokap Sindar(Teleri) tapi berhubung doi gak pernah ngeliat cahaya 2 pohon sakti di valinor (Talperion & Laurelin) mungkin termasuk Moriquendi. tapi nenek si Elrond dari pihak bokap (Idril) kayaknya pernah liat 2 cahaya pohon degh.

Poppy D Kartadikaria Lah kakek buyutnya, Thingol, juga pernah 'riset lokasi' ke Valinor, wkwkwk.

Victor Prahara iya juga sih... yah pokoke si ELrond itu elf blasteran..