Thursday, January 31, 2013

CONCERNING ISTARI (WIZARDS)

oleh Novia Stephani


Dari Appendix LOTR:

Di Zaman Ketiga (Third Age) sekitar seribu tahun (setelah perang Last Alliance di mana Isildur menaklukkan Sauron dan mengambil cincinnya), bayang2 kejahatan mulai menghantui Greenwood (yg kemudian jadi disebut Mirkwood). Saat itu datanglah para Istari atau Wizard ke Middle-earth. Mereka datang jauh dari barat dan adalah utusan yg dikirim untuk menandingi Sauron dan menyatukan semua yg ingin melawannya. Tapi para wizard ini dilarang menyamai kekuatan Sauron untuk mengalahkannya, dan tidak boleh berusaha menguasai Manusia atau Elf, baik dengan kekuatan atau dengan rasa takut.

Para wizard datang dalam wujud Manusia meski mereka tak pernah muda dan proses penuaannya lambat sekali. Pikiran dan tangan mereka terampil. Hanya segelintir yang diberitahu siapa nama mereka. Kebanyakan mengenal mereka dengan julukan yg diberikan kaumnya (Gandalf misalnya, bilang, "Namaku bermacam2 di banyak negeri. Mithrandir di antara elf, Tharkun di antara dwarf, aku Olorin di masa muda yg terlupakan di Barat, di Selatan aku Incanus, dan di Utara Gandalf. Aku tidak pergi Timur").

Dua yg tertinggi ordo ini (Heren Istarion, Quenya: Order of Wizards) dikenal kaum elf dng nama Curunir (Man of Skill, maksudnya jago engineering) dan Mithrandir (Pengembara Kelabu). Oleh ras Manusia di Utara (keturunan Numenor dan Rohirrim), Curunir dikenal sebagai Saruman, Mithrandir sebagai Gandalf.


Dari bab The Istari, Unfinished Tales:

Pertama kali datang ke Middle-earth, para wizard berkelana dengan samaran sederhana, seperti manusia yg sudah tua tapi masih sehat, pengembara yg mengumpulkan informasi tentang Middle-earth dan penghuninya, tanpa mengungkap tujuan dan kekuatannya. Para manusia jarang melihat mereka dan tidak terlalu peduli.

Lalu bayang-bayang Sauron mulai mengembang dan kembali mengambil wujud, dan para wizard jadi makin aktif berusaha menandingi meluasnya pengaruh Sauron dan memobillisir elf dan manusia agar waspada. Mulai muncul berbagai gosip tentang pengembaraan dan campur tangan mereka, dan manusia sadar mereka tidak pernah mati dan tetap kelihatan sama. Karena itu manusia mulai takut pada mereka meski tetap hormat, dan mengira para wizard ini elf (karena memang sering tampak bersama2 elf).

Tapi sebenarnya mereka datang dari seberang lautan dari ujung barat, walau awalnya hanya Cirdan, penguasa Grey Havens (pelabuhan tempat elf berlayar ke Undying Land), yg tahu karena sempat melihat mereka mendarat di pantai. Para wizard diutus Valar, dengan restu Eru Iluvatar, ketiksa Sauron mulai bangkit lagi, untuk memberi perlawanan.

Para wizard "berbusana" tubuh manusia, sungguhan, bukan ilusi, dan karenanya bisa merasakan sakit, letih, dan takut seperti manusia. Ini dilakukan Valar sebagai koreksi atas kesalahan mereka dulu, waktu berusaha melindungi dan mengisolasi para elf dengan menunjukkan wujud asli mereka dng segala kekuatan dan keindahannya.

Jadi para wizard utusan valar ini dilarang mengungkapkan wujud aslinya, atau berusaha mengendalikan pikiran elf dan manusia dengan memamerkan kekuatan, tapi datang dengan sosok sederhana dan lemah dan diminta memberi nasihat atau membujuk elf dan manusia menuju kebaikan, sambil berusaha menyatukan ras2 yg kemungkinan bisa dikuasai dan dihasut Sauron kalau sampai bangkit lagi.

Yg pertama datang berpenampilan agung, dng rambut hitam dan busana putih. Keterampilan tangannya luar biasa. Ada dua berjubah biru laut, satu berjubah cokelat tanah, dan terakhir datang yg kelihatannya paling lemah, badannya tidak setinggi yg lain tapi kelihatan lebih tua, berambut dan berjubah abu-abu dan berdiri ditopang tongkat. Tapi sejak pertama melihatnya, Cirdan merasa yg terakhir inilah yg terkuat dan terarif, dan ia menyambut dng hormat dan memberikan cincinnya Narya dng pesan, "Tugas dan bahaya besar menunggu di depanmu dan kalau tugasmu terlalu berat dan melelahkan, bawa cincin ini untuk membantu dan meringankan bebanmu. Cincin ini dititipkan padaku untuk dirahasiakan, tapi di sini tidak berguna. Kurasa dalam waktu dekat cincin ini sebaiknya dipegang tangan yg lebih mulia, yg bisa menggunakannya untuk mengobarkan keberanian." Si utusan abu-abu menerima cincin itu dan merahasiakannya, tapi si utusan putih (yg ahli mengungkap rahasia) akhirnya tahu, dan karena itu ia menyimpan dendam yg pada waktunya akan tampak.

Tidak banyak yg diketahui ttg Blue Wizard (Ithryn Luin). Bersama Curuni mereka pergi ke Timur tapi tak pernah kembali. Tidak ada yg tahu apakah mereka menjalankan misinya di sana, atau binasa, atau, seperti dituduhkan sebagian orang, dijebak oleh Sauron menjadi budaknya. Bukan mustahil ini terjadi, karena, para Istari yg bertubuh manusia ini bisa menyeleweng dari tujuan, melakukan kejahatan dan melupakan kebaikan karena memburu kekuatan untuk melakukan kebaikan.

Karena berbalut tubuh manusia para Istari harus mulai belajar banyak hal dari awal lagi lewat pengalaman, dan kenangan ttg Blessed Realm (Undying Land) tampak seperti bayangan di kejauhan, yang akan mereka rindukan selama masih setia pada misinya.

Chris Tolkien menambahkan, ada draft tulisan tangan ayahnya ttg rapat para Valar yg dipimpin Manwe, yg memutuskan akan mengirim tiga utusan. "Siapa harus berangkat? Mereka harus sakti, setara Sauron, tapi tidak boleh memakai kekuatan dan harus berbaju darah dan daging supaya bisa setara dan dipercaya elf dan manusia." Hanya dua yg maju: Curumo pilihan Aule, dan Alatar kiriman Orome.

Lalu Manwe bertanya, "Mana Olorin?" Dan Olorin, yg berbaju abu-abu dan baru pulang dari perjalanan bertanya apa keinginan Manwe. Manwe jawab ia mau Olorin jadi utusan ketiga ke Middle-earth (alasan Manwe karena Olorin sayang pada elf yg tetap tinggal di Middle-earth). Olorin bilang ia terlalu lemah untuk amanat itu dan takut akan Sauron. Lalu Manwe bilang itu justru alasan kenapa ia harus berangkat.

Oret2an Tolkien ini berakhir dengan: "Curumo (Saruman) membawa Aiwendil (Radagast) karena Yavanna (istri Aule) meminta, dan Alatar membawa Pallando sebagai teman.


Lalu ada tabel:

Olorin -- Manwe dan Varda
Curumo -- Aule
Aiwendil -- Yavanna
Alatar -- Orome
Pallando -- Orome (sebelumnya tertulis Pallando -- Mandos dan Nienna)

Sauron sendiri adalah maia dari Aule. Mungkin kenyataan bahwa Saruman "terpaksa" membawa Radagast inilah yg membuatnya sangat melecehkan Radagast.

Oh, ini menarik, tentang Gandalf. Disebutkan di Silmarillion bahwa ia tinggal di Lorien di Valinor, dan meski ia sayang pada kaum elf, ia bergerak tak terlihat di antara mereka, atau dalam wujud serupa mereka, dan para elf ini tidak tahu dari mana datangnya visi keindahan atau gagasan bijak yg ia simpan di hati mereka.


Makna nama:
Tharkun (Gandalf) -- , dwarvish, lelaki bertongkat
Incanus (Gandalf) -- harad, mata2 dari utara
Radagast -- old numenorean, pengasuh satwa
Aiwendil -- elvish, pecinta burung


Extra, dari History of Middle-earth (HOME) vol. 12: The Peoples of Middle Earth.

Dari manuskrip tulisan tangan yg menyoal pendaratan wizard di Middle-earth. Tolkien nulis di atasnya: "Apakah Glorfindel bersama mereka?" Lalu teksnya sama seperti yg di Unfinished Tales, berakhir dng "Saruman yg paling kuat."

Yg menarik, di balik oret2an ini, ada oret2an lagi yg nyaris nggak kebaca:

"Tidak ada tercatat nama untuk dua wizard ini. Mereka tidak pernah tampak atau dikenal di wilayah sebelah barat Mordor. Wizard tidak datang bersamaan. Mungkin Saruman, Gandalf, Radagast datang bareng, tapi kemungkinan besar Saruman sang pimpinan (yg sangat bangga dng fakta itu) datang sendiri pertama kali. Mungkin Gandalf dan Radagast datang bersamaan...Glorfindel juga bertemu Gandalf di pelabuhan. Keberadaan dua wizard lainnya hanya diketahui Saruman, Gandalf dan Radagast, dan ketika Saruman, dm keadaan berang, menyebut ada lima wizard (di buku Two Towers saat adu argumen dng Gandalf di gerbang Orthanc) ia sebetulnya membocorkan informasi rahasia."


Catatan lain di kertas yg sama lebih mentah lagi dan lebih sulit dibaca:

"Dua 'yang lain' datang jauh lebih awal, ketika keadaan jadi makin gawat di Second Age, mungkin pada waktu yg sama dng Glorfindel. Glorfindel dikirim untuk membantu Elrond dan (meski tidak disebut) akan jadi sosok utama dalam perang di Eriaodr. Dua Istari lainnya dikirim dng tujuan berbeda. Morinehtar (Darkness-slayer) dan Romestamo (East-helper), tugas mereka menyusup membawa bantuan untuk suku2 manusia yg memberontak terhadap pemujaan Melkor, memprovokasi perlawanan, dan setelah Sauron jatuh pertama kali (mungkin maksudnya ketika Sauron -alah di Battle of Last Alliance) mencari tempat persembunyiannya (meski gagal), serta menyebabkan perseteruan dan kekacauan di wilayah Timur di bawah bayang2 kekuasaan Sauron. Mereka pasti punya pengaruh sangat besar dlm sejarah Second dan Third Age, berperan sangat penting dlm melemahkan dan mengacaukan kekuatan kubu Timur yg jika dibiarkan bisa mengalahkan kekuatan kubu Barat."


Menarik, ya. Apa mungkin kalau nggak ada Blue Wizard ini oliphaunt bisa tumbuh lebih gede dari ruko, segede gedung empat tingkat mungkin? (Terus kasih makannya gimana? Yg ngebersihin kadangnya siapa? Pake apa?)

Tambahan dari Poppy D. Kartadikaria:

 Karena Radagast emang nebeng, makanya dia cuma ngurusin taneman dan hewan doang atas perintah Yavanna. And I'd like to think karena Alatar dan Pallando adalah utusan Orome sang pemburu monster, (awalnya) mereka bertugas memusnahkan/mengurung monster2 di Timur yg sapa tau jumlahnya lebih banyak dan lebih menakutkan daripada di daerah Barat (lah di sana gajahnya aja segede gedung bertingkat). And maybe kemudian dijebak sama Curunir di sana, karena bisa kebayang dia paling takut sama utusan Orome.

No comments:

Post a Comment